Penyebab Gatal Saat Hamil dan Cara Mengatasinya

Penyebab Gatal Saat Hamil dan Cara Mengatasinya

Keluhan gatal saat hamil tentu sangat membuat ibu hamil merasa tidak nyaman. Rasa gatal yang dirasakan akan semakin parah jika terbentuk luka dan infeksi yang disebabkan oleh respon menggaruk pada area yang gatal tersebut.

Oleh karenanya, rasa gatal-gatal tersebut harus segera diatasi dengan cara yang tepat dan benar. Keluhan gatal selama kehamilan sendiri sebenarnya bukanlah perkara yang patut dikhawatirkan. Respon berupa gatal ini normal karena terjadinya peregangan dan peningkatan suplai darah ke kulit.

Penyebab Timbulnya Gatal Saat Hamil

Ada sekitar 20 persen wanita hamil di seluruh dunia mengeluhkan rasa gatal yang timbul selama kehamilan. 

Menurut Michael Cackovic, MD, Direktur Kebidanan Penyakit Jantung Ibu Wexner Medical Center di The Ohio State University, eksim semakin parah saat hamil meski beberapa mengaku membaik.

  • Meningkatnya Suplai Darah ke Kulit

Selama masa kehamilan, tubuh akan memproduksi dan menyuplai darah lebih banyak ke kulit. Peningkatan suplai darah ke kulit akan menyebabkan rasa gatal di permukaan kulit, Moms mungkin akan merasa seolah ada semut yang bergerak di permukaan kulit akibat suplai darah yang banyak.

Peningkatan suplai darah ke kulit akan membuat kulit mensekresi minyak lebih banyak yang menyebabkan timbulnya masalah kulit lain berupa jerawat.

  • Pruritic Urticarial Papules and Plaques of Pregnancy

Salah satu penyebab gatal saat hamil yang banyak terjadi pada kehamilan di trimester akhir serta sesaat sesudah persalinan kehamilan pertama adalah karena kondisi Pruritic Urticarial Papules and Plaques of Pregnancy atau PUPPP.

Kondisi Pruritic Urticarial Papules and Plaques of Pregnancy juga banyak dialami oleh wanita yang sedang hamil anak kembar. Terkadang kondisi PUPPP akan berulang di kehamilan selanjutnya. 

Namun, PUPP relatif lebih aman serta biasanya akan sembuh dengan sendirinya sehingga Moms tidak perlu khawatir. Gejala PUPPP biasanya berupa munculnya bintik-bintik pada kulit dan juga plak yang meluas di sekitar permukaan kulit perut. 

Plak juga terkadang bisa muncul di lipatan paha dan area pantat. Gejala PUPPP akan semakin parah ketika Moms mempunyai stretch mark. Gatal akibat PUPPP akan terasa lebih parah ketika malam hari.

  • Kulit yang Meregang

Dokter kandungan bersertifikat, Christine Greves, MD di Rumah Sakit Winnie Palmer menyatakan bahwa selama masa kehamilan, kulit perut secara otomatis akan ikut meregang yang secara otomatis akan menyebabkan timbulnya stretch mark.

Permukaan kulit yang ikut meregang ini akan menyebabkan kelembapan pada kulit berkurang. Kelembaban pada kulit yang berkurang sangat rentan menyebabkan kulit terasa lebih gatal selama kehamilan karena kulit lebih kering.

  • Intrahepatic Cholestasis of Pregnancy (ICP)

Intrahepatic Cholestasis of Pregnancy (ICP) adalah kondisi dimana aliran sistem biliary selama kehamilan terganggu yang pada umumnya muncul di trimester kedua atau ketiga. Terkadang Intrahepatic Cholestasis of Pregnancy (ICP) juga bisa terjadi secara mendadak.

Tanda terjadinya ICP adalah rasa gatal di telapak tangan serta telapak kaki secara mendadak. Moms juga mungkin akan merasakan gejala penyerta lain ketika mengalami ICP berupa warna urine yang menjadi lebih gelap seperti warna teh.

Beberapa ibu hamil juga tercatat mengalami perubahan warna kulit menjadi kuning atau jaundice ketika menderita ICP. Kasus ini tercatat dialami oleh 10 persen wanita hamil yang mengidap ICP.

  • Kulit Lebih Sensitif

Masalah kulit gatal-gatal yang biasa dialami wanita hamil juga bisa jadi dikarenakan kulit yang menjadi lebih sensitif. Saat hamil, beberapa wanita mengaku kulitnya menjadi lebih sensitif sehingga lebih mudah terdampak.

Padahal hanya karena beberapa faktor yang sebelumnya bahkan tidak berpengaruh apapun ke kulit. Beberapa wanita mengaku kulitnya menjadi ruam dan gatal-gatal hanya karena udara dingin, keringat, debu, ataupun klorin di kolam renang. 

Jika hal ini terjadi pada Moms, segera konsultasikan ke dokter agar tidak menjadi semakin parah.

  • Obstetric Cholestasis (OC)

Obstetric Cholestasis adalah salah satu penyakit yang terkadang dapat dialami oleh wanita hamil terutama menginjak kehamilan trimester ketiga. Kasus ini dialami oleh kurang lebih 1% wanita saja.

Wanita yang menderita OC akan mengalami gangguan penumpukan cairan empedu yang menyebabkan gatal di kaki dan tangan. Moms disarankan segera konsultasi ke dokter jika mengalami OC.

Cara Mengatasi Gatal-Gatal Saat Hamil

Apabila rasa gatal yang Moms rasakan selama masa kehamilan masih dalam batas yang wajar dan tidak disertai oleh gejala sakit lainnya, Moms dapat meredakan rasa gatal tersebut dengan melakukan beberapa tips di bawah ini:

  • Mengompres Kulit dengan Air Dingin

Apabila Moms mulai merasakan sensasi gatal di kulit yang sangat mengganggu, cara paling aman untuk mengurangi rasa gatal tersebut adalah dengan menggunakan kompres dingin yang ditempelkan di area yang gatal. 

Cara ini lebih aman untuk meredakan gatal dibandingkan dengan menggaruknya. Jika Moms menggaruk area yang gatal, maka kulit Moms justru akan mengalami iritasi dan menyebabkan rasa gatal semakin parah. 

Cobalah terlebih dahulu menggunakan es batu yang dibungkus di dalam kain, kemudian ditempelkan selama beberapa detik di kulit yang gatal.

  • Memakai Pelembab Kulit

Memakai pelembab kulit adalah salah satu cara paling ampuh untuk mengurangi gatal-gatal akibat efek kulit yang terlalu kering semasa kehamilan. Gunakan pelembab kulit yang aman untuk wanita hamil dengan bahan kimia yang sedikit agar tidak berpengaruh ke kehamilan.

Usahakan menggunakan pelembab tanpa kandungan alkohol, pewangi, ataupun zat berbahaya lainnya. Oleskan secara rutin ke bagian kulit yang sering mengalami kekeringan dan rasa gatal. Dengan menggunakan pelembab, maka kulit menjadi lebih lembab dan gatal berkurang.

  • Hindari Mandi Menggunakan Air Hangat

Banyak orang yang berpikir bahwa mandi menggunakan air hangat dapat meredakan kulit gatal. Padahal, mandi dengan air hangat justru akan membuat kulit semakin mengering sehingga risiko kulit gatal semakin meningkat. 

Sebaiknya, hindari mandi dengan air hangat terutama jika kulit Moms sudah kering.

  • Memakai Pakaian yang Longgar

Pakaian yang longgar dan dibuat dari bahan yang sejuk akan mengurangi kemungkinan kulit menjadi gatal. Pakaian yang terlalu ketat akan menimbulkan iritasi di kulit sehingga kulit mudah terasa gatal. Moms sebaiknya memakai pakaian dari bahan katun sehingga gatal pada kulit bisa dikurangi.

Untuk membantu para calon ibu dan ayah di Indonesia membekali diri dengan pengetahuan yang dibutuhkan untuk menyambut si Kecil, Dr. Browns memberikan kesempatan bagi siapa saja untuk bergabung ke parenting club Dr. Browns.

Di sini, Moms akan mendapat tips merawat calon buah hati yang tepat sesuai usianya. Moms akan belajar bagaimana mengatasi kolik pada bayi dan juga keluhan lainnya. Moms juga berkesempatan untuk mendapatkan penawaran produk seperti botol susu anti kolik dengan harga terbaik.

Dr. Brown’s menawarkan berbagai perlengkapan untuk Si Kecil dengan bahan yang tentu aman dan berkualitas. Moms bisa mendapatkan produk, seperti botol susu, teether, breastfeeding dan lain sebagainya. Lebih lanjut, Moms dapat langsung mengunjungi website resminya di sini

Secara umum, keluhan gatal saat hamil bukan merupakan gejala berbahaya yang harus Moms khawatirkan. Namun, jika gatal tidak kunjung membaik dan dirasa sangat mengganggu, Moms sebaiknya segera berkonsultasi ke dokter kandungan untuk mendapat perawatan terbaik. 

5 Tips Memilih Pompa ASI Manual Terbaik 2019
Mengapa Botol Susu Dr. Brown's Direkomendasikan oleh Para Dokter Anak?
fungsi pipa-min
Apa Kegunaan Internal Vent System?

Faktor Ibu Hamil Sulit Tidur

Faktor Ibu Hamil Sulit Tidur

Saat hamil memang penuh dengan tantangan. Moms mungkin akan merasakan beberapa perubahan baik pada bentuk tubuh, kondisi fisik, hingga mental, tak terkecuali juga pada pola tidur. Salah satu keluhan yang paling banyak dialami adalah ibu hamil susah tidur.

Tentunya ada banyak penyebab yang bisa membuat ibu hamil kesulitan untuk tidur. Ibu hamil sulit untuk tidur karena ada rasa tidak nyaman baik pada salah satu bagian tubuh maupun tubuh secara umum ketika malam hari. Penting mengetahui cara mengatasi kesulitan tidur sesuai penyebabnya.

Cara Mengatasi Keluhan Ibu Hamil Susah Tidur Sesuai Penyebabnya

Selama masa kehamilan, Moms mungkin akan merasakan beberapa rasa tidak nyaman di bagian tubuh tertentu yang menyebabkan Moms sulit untuk tidur. Jika dirasakan terus-menerus, pastinya sulit tidur akan membuat badan tidak terasa segar.

Berikut beberapa masalah yang biasa dialami oleh ibu hamil ketika tidur dan cara mengatasinya:

  • Sakit Pada Punggung

Berdasarkan penelitian yang dilakukan National Sleep Foundation, diketahui bahwa umumnya ibu hamil mengalami masalah tidur di malam hari hingga 2 sampai 3 hari setiap minggu. 

Keluhan ini paling banyak dialami karena posisi tidur kurang nyaman seiring usia kehamilan terutama trimester ketiga. Posisi tidur yang kurang nyaman membuat ibu hamil merasakan sakit pada punggung. 

Jika Moms merasakan sakit punggung, Moms dapat mengurangi rasa sakit ini dengan mengubah posisi tidur menyamping ke kiri dengan kaki yang merangkul guling. Teknik ini dapat membantu mengurangi tekanan yang dirasakan pada punggung ibu hamil ketika tidur dalam posisi terlentang. 

Manfaat tidur menyamping ke sisi kiri adalah dapat meningkatkan aliran darah serta oksigen ke dalam rahim. Jika Moms sering merasakan sakit punggung, Moms disarankan untuk melakukan stretching dan rutin berolahraga ringan. 

Ada beberapa jenis olahraga ringan yang aman dan disarankan untuk dilakukan oleh ibu hamil seperti yoga kehamilan, berenang, menari dan senam hamil.

  • Mual

Keluhan mual atau morning sickness paling banyak dirasakan oleh ibu hamil pada trimester pertama. Meskipun dikenal dengan istilah morning sickness, beberapa wanita mungkin merasakan keluhan ini pada malam hari.

Untuk mengurangi rasa tidak nyaman akibat mual, Moms disarankan untuk mengkonsumsi beberapa cemilan yang terasa tawar sebelum berangkat tidur. Dengan mengkonsumsi beberapa camilan, maka perut Moms pun tidak akan kosong sehingga tidak mudah merasa mual.

Setiap kali Moms terbangun karena mual, Moms sebaiknya segera mengkonsumsi cemilan tersebut.  

  • Kram Pada Kaki

Salah satu penyebab ibu hamil susah tidur yang paling lumrah dirasakan adalah karena rasa kram pada kaki. Penyebab kram pada kaki sendiri sangat beragam, namun penyebab paling sering adalah karena ibu hamil kekurangan kadar magnesium dan kalsium di dalam tubuh.

Agar Moms tidak lagi merasakan kram pada kaki, Moms sangat disarankan untuk mengkonsumsi makanan kaya kalsium dan magnesium. Contohnya, susu serta produk olahannya seperti keju dan yoghurt. 

Moms juga sangat disarankan untuk banyak mengkonsumsi sayuran hijau seperti brokoli, seafood dan kacang kedelai. Bisa juga coba menambah asupan kalsium dan magnesium dari suplemen yang disarankan oleh dokter. 

Saat mengalami kram kaki, Moms disarankan untuk meregangkan kaki dengan cara menggerakkan jari-jari kaki kemudian meluruskan kaki. Kemudian betis dipijat secara lembut dan perlahan.

  • Heartburn

Keluhan yang biasa dialami oleh ibu hamil pada trimester ketiga adalah heartburn atau muncul rasa perih di tenggorokan dan juga ulu hati. Munculnya sensasi perih pada tenggorokan dan ulu hati ini biasanya dikarenakan ukuran rahim dan janin yang semakin besar.

Selain itu, perubahan hormon pada tubuh juga menjadi penyebab umum munculnya sensasi perih di ulu hati dan tenggorokan. Beberapa tips yang bisa dilakukan oleh ibu hamil sebagai berikut:

  1. Hindari makanan yang terlalu asam, berlemak, pedas dan berminyak.
  2. Hindari konsumsi minuman berkafein.
  3. Tunggu sekurang-kurangnya 1 jam setelah makan baru kemudian berbaring.
  4. Kurangi porsi makanan, namun perbanyak frekuensi makan dalam sehari. Ubah kebiasaan makan sebanyak 3 kali dalam sehari dengan porsi besar dengan memecahnya menjadi makan 5 sampai 6 kali sehari dengan porsi kecil. Makan secara pelan-pelan.
  5. Apabila Moms merasakan heartburn di malam hari, minum susu untuk meredakan rasa sakit atau sensasi perih ini.
  • Hidung Tersumbat

Keluhan hidung tersumbat juga biasa dirasakan oleh ibu hamil yang disebabkan oleh perubahan hormon di awal masa kehamilan. Masalah hidung tersumbat menjadi penyebab banyak ibu hamil kesulitan tidur. 

Beberapa tips yang bisa dilakukan oleh Moms jika mengalami hidung tersumbat adalah:

  1. Meneteskan air garam steril atau cairan saline ke dalam hidung.
  2. Konsumsi air putih lebih banyak.
  3. Memakai pelembab ruangan di kamar tidur.
  4. Saat tidur, gunakan beberapa tumpukan bantal agar posisi kepala lebih tinggi.
  5. Sebelum tidur mandi air hangat.
  6. Menjauhi debu, polusi dan asap rokok.
  • Sering Buang Air Kecil

Ibu hamil susah tidur di malam hari salah satunya disebabkan oleh keinginan buang air kecil yang terlalu sering. Frekuensi buang air kecil yang sangat sering disebabkan ukuran janin dan rahim yang membesar sehingga memberikan tekanan pada kandung kemih.

Hal ini lumrah terjadi di usia trimester ketiga kehamilan sehingga Moms tidak perlu khawatir jika mengalaminya. Untuk mengatasi atau mengurangi intensitas buang air kecil terutama di malam hari ketika tidur, Moms sebaiknya mengurangi konsumsi minuman 2 jam sebelum tidur.

Sebaiknya, Moms memperbanyak minum air putih di waktu siang atau sebelum tidur.

  • Insomnia

Banyak ibu hamil yang mengeluhkan insomnia sehingga mengganggu pola tidur mereka di malam hari. Hal ini jika dibiarkan akan menyebabkan tubuh tidak segar dan lesu ketika bangun pagi. Ada beberapa cara yang bisa Moms lakukan apabila mengalami insomnia:

  1. Jangan konsumsi kafein setelah siang hari.
  2. Sebaiknya mandi air hangat dan melakukan pemijatan beberapa kali dalam seminggu.
  3. Jauhkan peralatan elektronik termasuk telepon seluler menjelang waktu tidur.
  • Sleep Apnea

Apnea tidur adalah kondisi gangguan tidur yang menyebabkan berhentinya napas sesekali ketika tidur. Hal ini terjadi karena saluran pernapasan terhalang. Untuk mengatasi sleep apnea, Moms harus berkonsultasi ke dokter kandungan.

Sebagai calon ibu, Moms tidak hanya harus memperhatikan kesehatan tubuh selama kehamilan namun juga mempelajari bagaimana cara merawat si Kecil setelah lahir. Misalnya, cara menangani kolik pada bayi yang tepat.

Untuk membekali Moms dengan pengetahuan yang mumpuni terkait dunia parenting, Moms bisa bergabung ke Parents Club. Dengan bergabung ke Dr. Brown’s Parents Club, Moms tidak hanya mendapatkan ilmu terkait dunia parenting namun juga diskon botol susu anti kolik Dr. Brown’s.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai program dan keperluan untuk Si Kecil, Moms bisa langsung mengunjungi website resmi Dr. Brown’s Indonesia di sini.  

Keluhan ibu hamil susah tidur memang menjadi salah satu masalah yang paling banyak dikeluhkan selama masa kehamilan. Ada banyak penyebab mengapa ibu hamil mengalami hal ini. Mengetahui penyebabnya dapat membantu Moms menentukan cara penanganan yang tepat. 

5 Tips Memilih Pompa ASI Manual Terbaik 2019
Mengapa Botol Susu Dr. Brown's Direkomendasikan oleh Para Dokter Anak?
fungsi pipa-min
Apa Kegunaan Internal Vent System?

8 Keluhan Ibu Hamil yang Sering Terjadi

8 Keluhan Ibu Hamil yang Sering Terjadi

Masa kehamilan merupakan masa yang sangat mendebarkan bagi Moms. Ada banyak hal yang akan Moms alami selama kehamilan seperti beragam keluhan ibu hamil. Beberapa keluhan tersebut mungkin akan terasa sangat mengganggu sehingga harus segera diatasi.

Keluhan yang umum dialami seperti mual, mudah lelah, sakit kepala, susah tidur hingga muntah-muntah. Beberapa gejala keluhan tersebut sebenarnya merupakan gejala biasa dan bukan merupakan sesuatu yang berbahaya. 

Cara Mengatasi Keluhan Ibu Hamil yang Sering Terjadi

Saat hamil muda, mungkin banyak yang bertanya apa saja keluhan ibu hamil muda? Cara mengatasi berbagai keluhan pada ibu hamil harus disesuaikan dengan jenis keluhan tersebut sendiri. Moms bisa melakukan beberapa cara di bawah untuk mengurangi keluhan yang terasa.

Berikut adalah berbagai keluhan yang biasa dialami oleh ibu hamil serta cara mengatasinya yang tepat agar aman untuk ibu hamil serta Si Kecil:

  • Mudah Merasa Lelah

Mudah merasa lelah merupakan keluhan ibu hamil yang paling lumrah dialami wanita, baik di trimester pertama kehamilan hingga trimester ketiga. 

Keluhan mudah lelah disebabkan oleh adanya perubahan besar di tubuh ibu hamil, seperti perubahan kadar hormon sampai perubahan pada metabolisme tubuh. 

Moms juga mudah merasa lebih lelah dikarenakan tubuh sedang berfokus terhadap proses pembentukan plasenta dan juga jaringan tubuh janin. Apabila keluhan yang dialami oleh ibu hamil sudah terasa sangat mengganggu, Moms disarankan untuk tidur malam lebih awal.

Moms juga sebaiknya meluangkan waktu untuk tidur siang walaupun hanya sebentar sehingga rasa kantuk ketika bekerja siang hari bisa berkurang. Pastikan Moms mencukupi kebutuhan nutrisi dan energi melalui makanan sehat.

  • Mood Swing

Saat hamil, Moms tidak perlu merasa heran jika Moms berubah menjadi lebih sensitif dan juga mudah mengalami perubahan suasana hati. Perubahan suasana hati secara tiba-tiba atau mood swing ini biasanya dialami oleh ibu hamil pada trimester pertama serta trimester ketiga.

Mood swing bisa dipicu oleh berbagai faktor meliputi perubahan hormon, rasa cemas jika tidak bisa merawat Si Kecil nantinya, stres karena tekanan dari banyak pihak, hingga kelelahan atau kurang tidur.

Moms bisa mengurangi atau mengantisipasi mood swing dengan memperbanyak istirahat, berolahraga ringan secara rutin seperti jalan-jalan, senam, berenang, dan sebagainya. 

Luangkan waktu untuk melakukan hal yang memang Moms senangi baik itu menonton film, me time, memanggang kue, dan lainnya.

  • Morning Sickness

Morning sickness adalah keluhan yang paling sering dirasakan oleh ibu hamil terutama ketika baru memasuki kehamilan trimester pertama. Namun, pada beberapa wanita, morning sickness bisa dirasakan pada trimester kedua maupun ketiga tergantung dari kondisi sang ibu.

Wanita yang mengalami morning sickness akan merasa mual dan muntah-muntah tanpa sebab. Penyebab pasti morning sickness memang belum diketahui, namun secara umum para ahli menduga morning sickness terjadi karena adanya perubahan hormon pada tubuh selama kehamilan.

Hormon yang mengalami peningkatan selama kehamilan adalah estrogen dan juga human chorionic gonadotropin atau hCG. Meskipun penyebab morning sickness diduga adalah karena hormon, namun coba mengatasi morning sickness dengan menghindari makanan pemicu mual dan muntah.

Beberapa makanan yang dapat memicu rasa mual adalah makanan yang berlemak, makanan berbau menyengat, serta makanan dengan cita rasa sangat pedas. 

Moms disarankan untuk lebih sering mengkonsumsi makanan, namun dalam porsi yang lebih sedikit agar mual dan muntah bisa berkurang.

  • Berat Badan Naik Berlebihan

Keluhan yang biasa dialami wanita ketika hamil adalah berat badan yang naik secara berlebihan. Kenaikan berat badan secara berlebihan merupakan hal normal mengingat berat badan janin juga turut bertambah seiring usia kehamilan. 

Hal ini juga membuat ukuran rahim bertambah dan juga jumlah cairan ketuban. Ibu hamil yang mempunyai berat badan ideal biasanya akan mengalami kenaikan berat badan dengan total mencapai 11 sampai 16 kilogram selama kehamilan. 

Moms sangat disarankan untuk mengkonsumsi suplemen vitamin khusus ibu hamil, makanan sehat, dan olahraga rutin sesuai yang dianjurkan dokter.

  • Sakit Kepala dan Pusing

Ibu hamil sangat mungkin mengalami keluhan berupa sakit kepala dan juga pusing dikarenakan perubahan hormon selama kehamilan. 

Selain karena perubahan hormon, beberapa faktor juga turut memainkan peran terhadap sakit kepala wanita hamil seperti makanan, stres, kelelahan, kurang tidur, dan kurang cairan. 

Untuk mengurangi keluhan sakit kepala dan juga pusing selama kehamilan, sangat disarankan untuk memperbanyak istirahat baik tidur malam dan juga tidur sebentar di siang hari. Moms juga disarankan untuk mengkonsumsi makan dan minuman yang cukup serta berolahraga rutin.

  • Keputihan

Keputihan sebenarnya merupakan kondisi normal yang biasa dialami oleh setiap wanita dan sangat terkait dengan siklus bulanan wanita. Namun pada wanita hamil, keluhan keputihan biasanya disebabkan oleh meningkatnya hormon estrogen dan juga aliran darah ke organ reproduksi vagina.

Moms tidak perlu khawatir jika keputihan yang dialami mempunyai ciri-ciri berupa tidak gatal, tidak perih, tidak berbau apapun, serta mempunyai tekstur sedikit lebih kental seperti putih telur. Ini adalah ciri-ciri keputihan normal.

Namun, jika Moms mengalami rasa tidak nyaman akibat keputihan yang terus-menerus, Moms bisa mengurangi keputihan dengan cara lebih rutin membersihkan vagina. Dengan cara membasuhnya dari depan vagina menuju anus sesudah buang air kecil.

Pakai pakaian dalam yang bersih dan lebih sering menggantinya, terutama jika lembab. Pakai pakaian dalam berbahan katun agar mudah menyerap keringat.

  • Nyeri Pada Ulu Hati

Keluhan yang biasa dialami pada trimester kedua serta trimester ketiga kehamilan adalah nyeri pada ulu hati. Keluhan ini timbul karena katup pada lambung serta tenggorokan yang melemah. 

Selain itu, tekanan dari ukuran rahim dan janin yang membesar menyebabkan cairan asam lambung naik ke kerongkongan. Moms dapat mengurangi rasa nyeri pada ulu hati atau heartburn dengan cara lebih sering mengkonsumsi makanan namun dengan porsi yang lebih kecil. 

Batasi konsumsi makanan berlemak dan makanan pedas. Jangan langsung berbaring setelah makan karena dapat menyebabkan makanan naik kembali.

  • Kaki Membengkak

Edema atau penumpukan cairan biasa dialami oleh wanita hamil hingga menyebabkan kaki wanita tersebut terlihat membengkak. Edema biasa muncul pada ibu hamil yang mengandung anak kembar serta terdapat kelebihan cairan ketuban.

Dokter Muhammad Fadli, spesialis kandungan dan kebidanan Rumah Sakit Pondok Indah, menyarankan ibu hamil untuk tidur dengan posisi kaki sedikit lebih tinggi dari jantung. 

Moms juga sebaiknya duduk bersilang kaki serta mengenakan kaos kaki yang lebih ketat terutama di pergelangan kaki. Untuk membantu Moms mempersiapkan diri menjadi orangtua, Dr. Brown’s menghadirkan program parenting club yang bisa Moms ikuti.

Di sini Moms bisa belajar banyak hal mengenai tips dan edukasi dalam merawat Si Kecil seperti cara mengatasi kolik pada bayi. Moms juga berkesempatan mendapatkan penawaran terbaik untuk produk andalan Dr. Browns seperti botol susu anti kolik yang menjadi idola para ibu di Indonesia. 

Untuk informasi lebih lanjut mengenai program dan perlengkapan Si Kecil, Moms dapat langsung mengunjungi website resmi di sini

Keluhan ibu hamil akan berbeda di setiap trimester. Apabila keluhan dirasa terlalu mengganggu, Moms disarankan untuk segera konsultasi ke dokter. Keluhan memang wajar, tapi jangan abaikan jika hal tersebut sudah parah.



5 Tips Memilih Pompa ASI Manual Terbaik 2019
Mengapa Botol Susu Dr. Brown's Direkomendasikan oleh Para Dokter Anak?
fungsi pipa-min
Apa Kegunaan Internal Vent System?

Rekomendasi Senam Hamil Untuk Persalinan

Rekomendasi Senam Hamil Untuk Persalinan

Saat sedang hamil, bukan berarti Moms harus berdiam diri di rumah dan tidak melakukan aktivitas apapun. Justru disarankan untuk berolahraga ringan, seperti senam hamil untuk persalinan agar tubuh tetap sehat dan bugar hingga persalinan tiba.

Hanya saja, memang benar bahwa tidak sembarang aktivitas senam bisa dilakukan. Moms harus berhati-hati memilih kegiatan senam untuk mencegah cedera saat berolahraga ringan. Ada beberapa kegiatan senam hamil yang bisa Moms jadikan alternative olahraga ringan menjelang persalinan.

Rekomendasi Senam Hamil Untuk Persalinan yang Bisa Dilakukan di Rumah

Senam hamil untuk persalinan disarankan untuk dilakukan dengan intensitas sedang selama 20 menit sampai 30 menit setiap harinya. Moms bisa belajar terkait tata cara melaksanakan senam hamil sendiri di rumah dengan aman melalui internet maupun buku senam hamil. 

Banyak ibu hamil semangat melakukan senam dan bertanya-tanya senam ibu hamil baik dilakukan jam berapa? Lakukan pada saat yang nyaman dan udara tidak terlalu panas maupun dingin.

  • Gerakan Push-Up Dinding

Gerakan push-up dengan tangan menempel di dinding memiliki manfaat untuk menguatkan otot trisep dan juga otot dada. Otot trisep adalah otot yang berada di bagian belakang lengan atas. Untuk melakukan gerakan push-up dinding sangat mudah dan tidak membutuhkan alat-alat khusus.

  1. Pertama-tama, Moms berdiri menghadap dinding dengan menempatkan kedua tangan lurus menyentuh ke tembok.
  2. Buka kedua lutut sedikit lebar, kemudian jauhkan tubuh dari dinding.
  3. Siku ditekuk secara perlahan, kemudian turunkan dada sampai dagu mencapai tembok.
  4. Pastikan punggung tetap dalam kondisi lurus, kemudian kembali ke kondisi awal.
  5. Lakukan gerakan ini hingga 15 kali.
  • Berjongkok Menggunakan Bola Senam

Bola senam khusus hamil didesain untuk membantu ibu hamil senam jongkok sehingga dapat membuka jalan lahir. Berjongkok dengan bantuan bola senam merupakan senam ibu hamil 9 bulan agar cepat melahirkan karena dapat mempermudah proses persalinan nantinya.

Cara untuk melakukan senam jongkok sangat mudah seperti berikut:

  1. Pertama-tama, bola senam diletakkan di antara dinding dan punggung. Moms berdiri dengan membuka kaki selebar bahu dengan posisi tubuh membelakangi dinding.
  2. Turunkan tubuh secara perlahan sampai lutut membentuk sudut 90 derajat.
  3. Lakukan gerakan ini secara berulang 10 kali setiap hari.
  • Senam Kegel

Senam kegel merupakan jenis senam untuk wanita hamil yang paling populer karena manfaatnya yang baik untuk kehamilan serta mudah untuk dilakukan. Moms bisa melakukan senam kegel dimana saja. Cara untuk melakukan senam kegel juga tidak sulit, berikut langkah melakukan senam kegel:

  1. Pertama-tama, lakukan gerakan seperti menahan kencing untuk mengkontraksikan otot sekitar saluran kencing dan vagina. Tahan posisi ini selama 3 sampai 10 detik.
  2. Lakukan gerakan senam kegel sebanyak 10 kali dalam sehari. Moms bisa melakukannya saat sedang berdiri dan duduk.

Manfaat senam kegel sangat besar bagi ibu hamil. yakni untuk menguatkan otot panggul serta memudahkan proses persalinan. 

Senam kegel juga memiliki manfaat untuk melatih otot yang ada di daerah kandung kemih, rahim, rektum. dan uretra. Senam kegel juga bermanfaat untuk mengencangkan vagina.

  • Yoga Kupu-Kupu atau Pose Tailor

Senam hamil untuk persalinan berupa yoga kupu-kupu atau pose tailor memiliki manfaat yang sangat besar untuk mengurangi resiko sakit punggung. Masalah ini biasa dialami oleh ibu hamil dengan usia kehamilan mencapai trimester ketiga. Yoga kupu-kupu juga bermanfaat untuk melatih otot paha.

Cara untuk melakukan yoga kupu-kupu sangat mudah karena tidak dibutuhkan peralatan khusus sebagai berikut:

  1. Pertama-tama, Moms duduk bersila dengan posisi punggung yang ditegakkan.
  2. Kedua telapak kaki dipertemukan di bagian depan tubuh. Selanjutnya, dorong lutut sampai menyentuh lantai.
  3. Tahan posisi yoga kupu-kupu selama kurang lebih 10 hingga 20 detik. Lakukan gerakan ini hingga beberapa kali dalam sehari.
  • Gerakan Mini Sit-Ups

Gerakan sit-ups memang sudah lama dikenal memiliki beragam manfaat terutama untuk mengencangkan otot-otot di beberapa bagian tubuh, termasuk otot perut. Namun, pada wanita hamil gerakan sit-ups sangat tidak dianjurkan karena dikhawatirkan dapat menyebabkan tekanan ke perut.

Oleh karena itu, Moms dapat mengganti gerakan sit ups dengan mini sit ups. Olahraga mini sit ups dapat membantu mengencangkan otot perut serta menurunkan tegang pada area punggung. 

Melakukan gerakan mini sit-ups sangat bermanfaat untuk menguatkan otot yang mendorong bayi untuk keluar. Berikut cara melakukan gerakan mini sit-ups yang berguna untuk ibu hamil:

  1. Pertama-tama, Moms berbaring dengan posisi terlentang. Sebelumnya, letakkan bantal di bawah panggul.
  2. Tekuk kedua lutut dan tempatkan telapak kaki hingga menyentuh lantai supaya area perut tidak terlalu tertekan.
  3. Hembuskan napas sembari angkat kepala dan bahu. Ulurkan tangan untuk meraih lutut untuk membantu Moms mengangkat kepala dan bahu.
  4. Kembali ke posisi awal sembari menarik napas.
  5. Ulangi kembali gerakan ini selama beberapa kali.
  • Gerakan Merangkak

Jika Moms ingin proses persalinan dapat berjalan dengan lancar dan normal, Moms sebaiknya melakukan gerakan senam merangkak. Senam dengan posisi merangkak akan melatih otot tubuh bagian bawah agar lebih kuat mendorong persalinan. 

Untuk melakukan gerakan merangkak sangat mudah sebagai berikut:

  1. Pertama-tama, Moms ambil posisi akan merangkak.
  2. Kepala diarahkan ke depan dengan posisi punggung dan kepala terangkat.
  3. Tarik napas dalam-dalam namun perlahan dengan melengkungkan punggung ke dalam.
  4. Punggung diluruskan kembali ke posisi awal sembari menarik napas perlahan.
  5. Ulangi gerakan ini secara berulang-ulang.
  • Senam Hamil Mengangkat Panggul

Manfaat melakukan gerakan senam hamil mengangkat panggul ke atas adalah untuk membantu memberikan rasa rileks selama persiapan sebelum kelahiran buah hati. Senam mengangkat panggul ke atas juga dapat mengencangkan otot pada perut. Cara melakukan senam ini sebagai berikut:

  1. Pertama-tama, Moms berbaring dengan posisi telentang serta menekuk kedua lutut.
  2. Tarik napas melalui hidung sembari mengencangkan otot bokong dan juga otot perut.
  3. Punggung dipastikan rata dengan matras.
  4. Secara perlahan, cobalah angkat panggul ke atas dan tahan selama 5 kali menarik napas.
  5. Turunkan panggul secara perlahan ke bawah.
  • Latihan Mengangkat Kaki

Untuk menguatkan otot perut dan juga otot punggung, Moms disarankan untuk melakukan latihan angkat kaki. Untuk melakukan senam angkat kaki cukup mudah sebagai berikut:

  1. Pertama-tama, ambil posisi seperti akan merangkak dengan posisi lutut yang membentuk sudut 90 derajat. Letakkan telapak tangan di lantai secara lurus.
  2. Salah satu kaki diangkat ke belakang sampai lurus sejajar dengan punggung. Tahan posisi ini selama beberapa detik.
  3. Ulangi gerakan yang sama dengan mengangkat kaki yang lain.
  4. Ulangi gerakan ini secara bergantian antara kanan dan kiri.

Mulai persiapkan diri Moms menyambut si Kecil dengan bergabung ke parenting club Dr. Brown’s. Di sini, Moms bisa mendapatkan berbagai tips dan saran terbaik dalam hal parenting. Moms juga bisa mendapat penawaran harga spesial khusus produk Dr. Browns, seperti botol susu anti kolik.

Menjadi orangtua memang bukanlah perkara mudah. Ada banyak hal yang harus Moms persiapkan termasuk pengetahuan mengenai merawat si Kecil. Sembari menjalani program senam hamil untuk persalinan, Moms juga harus mengetahui tips merawat bayi seperti cara mengatasi kolik pada bayi.

5 Tips Memilih Pompa ASI Manual Terbaik 2019
Mengapa Botol Susu Dr. Brown's Direkomendasikan oleh Para Dokter Anak?
fungsi pipa-min
Apa Kegunaan Internal Vent System?

Faktor Penyebab Sulit Hamil

Faktor Penyebab Sulit Hamil

Memperoleh keturunan tentu merupakan impian setiap pasangan suami istri. Namun, tidak semua pasangan memperoleh keturunan. Meskipun kita meyakini bahwa memperoleh keturunan sudah ditakdirkan Yang Maha Kuasa, namun hal ini bisa dikarenakan adanya faktor penyebab sulit hamil.

Penyebab pasangan suami istri tidak kunjung mendapatkan keturunan bisa dikarenakan faktor medis, faktor kesehatan kedua pasangan, ataupun pola hidup tidak sehat. Oleh karena itu, sangat penting bagi kedua pasangan untuk mengkomunikasikan hal ini ke dokter kandungan.

8 Faktor Penyebab Sulit Hamil yang Umum Terjadi

Penyebab sulit untuk hamil pada pasangan suami istri bisa terjadi dikarenakan adanya masalah kesehatan pada pihak istri maupun pihak suami. Sayangnya, masih banyak yang beranggapan bahwa penyebabnya diakibatkan oleh perempuan saja. 

Kunjungi dokter untuk mengetahui penyebabnya secara jelas. Dengan cara tersebut, penanganan yang diberikan akan disesuaikan dengan faktor penyebabnya.

  • Sumbatan Pada Tuba Falopi

Tuba falopi adalah saluran yang menghubungkan rahim serta ovarium. Sel telur akan dilepaskan oleh ovarium kemudian bergerak di saluran tuba falopi saat ovulasi hingga sel telur mencapai rahim.

Tuba falopi memainkan peranan penting sebagai tempat terjadinya pembuahan karena di saluran inilah sel telur dan juga sel sperma bertemu. Apabila tuba falopi mengalami penyumbatan, maka sel telur tidak dapat mencapai rahim serta tidak dapat bertemu dengan sperma.

Tidak dapat bertemunya sel telur dengan sperma adalah penyebab sulit hamil. Berikut adalah beberapa faktor yang menyebabkan penyumbatan pada saluran tuba falopi:

  • Wanita mengalami penyakit menular seksual atau PMS seperti gonore dan chlamydia.
  • Wanita memiliki riwayat kehamilan ektopik.
  • Menderita radang panggul.
  • Pernah menjalani operasi di bagian panggul ataupun perut.
  • Menderita infeksi pada rahim karena keguguran dan juga aborsi.
  • Gangguan Proses Ovulasi

Salah satu bagian dari siklus bulanan wanita yang sangat penting adalah siklus ovulasi. Siklus ovulasi adalah siklus dimana tubuh wanita akan melepaskan sel telur dari indung telur menuju tuba falopi. Pelepasan sel telur ini merupakan saat dimana masa subur wanita tengah terjadi.

Pada masa subur, kemungkinan wanita mengalami kehamilan lebih tinggi dibandingkan pada masa lainnya. Namun, pada beberapa wanita mungkin saja akan mengalami gangguan pada proses ovulasi. 

Bahkan, studi menunjukkan bahwa salah satu sebab utama kemandulan wanita adalah gangguan ovulasi. Gangguan ovulasi sendiri bisa disebabkan oleh beberapa faktor sebagai berikut:

  • Kelenjar hipofisis di otak mengalami gangguan.
  • Mengidap Polycystic Ovary Syndrome atau PCOS. PCOS merupakan kondisi jumlah hormon progesteron dan estrogen tidak seimbang. Pemicu PCOS sendiri beragam bisa disebabkan oleh disfungsi tiroid, mutasi genetik, olahraga berlebihan, hiperprolaktinemia, dan hormon.
  • Kelebihan produksi hormon prolaktin.
  • Mengalami kegagalan ovarium prematur. Kondisi ini membuat ovarium atau indung telur wanita dengan usia kurang dari 40 tahun berhenti melepaskan telur secara teratur.
  • Bentuk Rahim yang Abnormal

Beberapa wanita mungkin mengalami kondisi di mana bentuk rahim mereka abnormal. Kelainan bentuk abnormal pada rahim akan menyulitkan sel telur yang sudah dibuahi oleh sperma di tuba falopi untuk menempel di dinding rahim.

Kondisi kelainan bentuk rahim bisa terjadi secara alami dan juga disebabkan oleh adanya fibroid rahim atau miom. Kelainan bentuk rahim juga bisa terjadi karena terbentuknya jaringan parut akibat infeksi dan pembedahan.

  • Endometriosis

Tercatat sekitar 50% wanita yang mengidap kondisi endometriosis kesulitan untuk memiliki keturunan. Endometriosis adalah kondisi dimana jaringan yang melapisi rahim atau endometrium justru tumbuh di bagian luar rahim.

Menurut dokter kandungan di New York, yakni dr. Alexis Melnick, beberapa gejala seorang wanita yang mengalami endometriosis adalah rasa kram yang sangat menyakitkan ketika wanita sedang menstruasi, durasi menstruasi yang lama, volume darah yang keluar sangat banyak hingga mual.

Wanita yang mengalami endometriosis juga mengalami gangguan pada kandung kemih dan juga ususnya serta rasa sakit ketika berhubungan seksual. 

Apabila wanita mengalami kondisi endometriosis sebagai penyebab sulit hamil dan solusinya yang mungkin diberikan dokter adalah tindakan pembedahan. 

Menurut dr. Alexis Melnick, apabila endometriosis masih dalam tahap yang ringan, maka teknik bayi tabung atau In Vitro Fertilization diharapkan dapat membantu.

  • Tumor Jinak

Tumor jinak yang tumbuh di dalam rongga rahim akan menghambat terjadinya proses pembuahan atau implantasi. Hal ini dapat meningkatkan risiko seorang wanita menjadi mandul. 

Untuk mengevaluasi rongga uterus, dokter akan menggunakan tes hysterosalpingogram (HSG) pada wanita. Untuk mengatasi tumor jinak, dokter akan menyarankan agar dilakukan prosedur pengangkatan tumor melalui bedah minimal invasif yang disebut dengan histeroskopi. 

Apabila tumor berukuran besar, maka dokter akan menyarankan agar dilakukan prosedur operasi kedua.

  • Faktor Ketidaksuburan Suami

Menurut dr. Alexis Melnick, faktor penyebab sulit hamil juga bisa jadi berasal dari suami. Bahkan, menurutnya kesuburan pria akan menyumbang porsi penyebab kesulitan hamil hingga 20 persen. Faktor kondisi si pria akan berkontribusi terhadap ketidaksuburan hingga 30 dan 40 persen.

Oleh karena itu, selain mengecek kondisi istri untuk mencari jenis perawatan kesuburan yang sesuai, dr. Alexis Melnick menyarankan agar pihak suami juga harus memperoleh analisis sperma untuk mengetahui apakah sperma dapat berenang hingga mencapai serviks, rahim, serta tuba falopi.

Apabila sperma tidak mampu berenang mencapai tuba falopi, maka prosedur bayi tabung atau inseminasi buatan bisa menjadi pilihan yang tepat.

  • Asap Rokok

Faktor lingkungan seperti asap rokok juga memainkan peranan penting terhadap tingkat kesuburan pasangan. Asap rokok yang mengandung banyak racun berbahaya dapat menurunkan tingkat kesuburan yang cukup signifikan serta juga menyebabkan komplikasi pada kehamilan.

Hal ini disampaikan oleh Direktur Pusat Pengobatan Reproduksi Colorado dari Virginia Utara, yakni Mark Payson yang menyampaikan bahwa tembakau merupakan musuh lingkungan nomor satu bagi pasangan yang ingin memiliki keturunan.

  • Kondisi Stres

Kondisi psikis seseorang sangat berpengaruh terhadap kondisi kesuburan dari sistem organ reproduksi. Stres kronis yang diidap seseorang akan memicu perubahan terhadap hormon dan berpengaruh terhadap semua sistem organ.

Stres bahkan dapat membuat seorang wanita berhenti ovulasi ataupun menyebabkan perubahan periode haid. Sangat penting bagi kedua pasangan untuk memastikan bahwa mereka tidak dalam kondisi stres dan penuh tekanan.

Apabila stres berasal dari lingkungan kerja, maka sangat disarankan bagi kedua pasangan untuk melepaskan diri dari lingkungan tersebut. Olahraga ringan juga dapat membantu untuk mengatasi stres dan meningkatkan kesuburan.

Persiapkan diri Moms dan pasangan untuk menjadi orangtua dengan bergabung ke Dr. Brown’s parenting club. Dr. Brown’s dengan produk andalan botol susu anti kolik sudah menjadi sahabat bagi ibu Indonesia. Desain pada botol susu Dr. Brown’s dapat mencegah timbulnya kolik pada bayi.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai program dan keperluan Si Kecil dari Dr. Brown’s, Moms dapat langsung mengunjungi laman resmi di sini.  

Segera lakukan konsultasi ke dokter kandungan apabila Moms dan pasangan kesulitan mendapat buah hati, meski sudah menikah bertahun-tahun. Dengan melakukan konsultasi sejak dini, maka akan dapat diketahui penyebab sulit hamil dan juga cara penanganannya yang tepat. 

 

5 Tips Memilih Pompa ASI Manual Terbaik 2019
Mengapa Botol Susu Dr. Brown's Direkomendasikan oleh Para Dokter Anak?
fungsi pipa-min
Apa Kegunaan Internal Vent System?

Sering Buang Air Kecil Saat Hamil

Sering Buang Air Kecil Saat Hamil

Salah satu keluhan yang sering dirasakan ibu hamil selama masa kehamilan sering buang air kecil saat hamil. Buang air kecil atau berkemih adalah proses pengeluaran zat limbah, racun, dan sisa metabolisme dari dalam tubuh. Secara normal, frekuensi buang air kecil hanya 6 sampai 8 kali sehari.

Namun, ibu hamil biasanya mengalami keluhan frekuensi buang air kecil sangat sering bahkan lebih dari 10 kali dalam sehari. Keinginan sering buang air kecil ini biasanya dialami di waktu tertentu, seperti malam hari yang menyebabkan ibu hamil terganggu. Lantas, apakah keluhan ini normal?

Normalkah Keinginan Buang Air Kecil Terus Saat Hamil?

Ketika hamil, tubuh Moms akan mengalami sejumlah perubahan akibat aktivitas hormon yang terjadi. Perubahan hormon ini tidak hanya mempengaruhi kondisi fisik dan emosi ibu hamil, namun juga menyebabkan perubahan pada intensitas buang air kecil.

Penyebab buang air kecil terus saat hamil muda dikarenakan adanya perubahan hormon yang terjadi di dalam tubuh. Kondisi ini umum terjadi ketika usia kehamilan 20 minggu dan bukan merupakan sesuatu yang mengkhawatirkan.

Dokter kandungan dari Women’s College Hospital di Toronto, dr. Batya Grundland menjelaskan bahwa frekuensi buang air kecil yang lebih sering ketika hamil adalah gejala kehamilan yang normal dikarenakan adanya perubahan hormon dan bentuk tubuh.

Namun, Moms disarankan untuk waspada apabila merasakan rasa sakit ketika buang air kecil. Pada kondisi tertentu, buang air kecil juga disertai oleh keluarnya darah dalam urin dan demam. 

Jika ini terjadi, Moms sebaiknya segera periksa ke dokter karena bisa jadi ini merupakan gejala awal infeksi saluran kemih.

Penyebab Buang Air Kecil Terus Saat Hamil

Penyebab ibu hamil sering merasa ingin buang air kecil berbeda-beda bergantung kepada masa usia kehamilannya. Oleh karena itu, frekuensi buang air kecil saat masa kehamilan mungkin akan naik dan turun bergantung pada tahap trimester kehamilan seperti berikut:

  • Pada Trimester Pertama

Frekuensi buang air kecil pada trimester pertama kehamilan tergolong tinggi. Hal ini terjadi karena saat trimester pertama, hormon hCG (human chorionic gonadotropin) meningkat. 

Peningkatan hormon human chorionic gonadotropin akan menyebabkan produksi urin bertambah disertai ukuran rahim yang membesar. Perubahan hormon akan membuat tubuh lebih banyak memproduksi darah. 

Tubuh yang lebih banyak memproduksi darah akan membuat ginjal bekerja ekstra dalam menyaring darah tersebut dan meningkatkan produksi urin guna membuang zat sisa yang tidak berguna dalam tubuh.

  • Pada Trimester Kedua

Pada trimester kedua kehamilan, umumnya frekuensi buang air kecil ibu hamil akan menurun sehingga tidak sesering trimester pertama. Hal ini terjadi karena ukuran dan letak rahim yang menjauh dari posisi kandung kemih.

Namun, jika Moms juga masih merasa sering buang air kecil meskipun sudah memasuki trimester kedua, maka Moms tidak perlu khawatir. Hal ini karena keinginan buang air kecil yang sering bisa dikarenakan rasa stress dan cemas ketika hamil.

  • Pada Trimester Ketiga

Frekuensi buang air kecil terus saat hamil tua juga cukup besar dikarenakan beberapa sebab, terutama ukuran janin yang membesar. Ukuran janin yang semakin besar akan memberikan tekanan yang lebih kuat di kandung kemih. 

Apalagi posisi bayi juga akan menurun sehingga berada di bawah panggul. Selain itu, sisa metabolisme dari janin juga akan ikut dikeluarkan melalui urin ibu yang membuat produksi urin meningkat. 

Kondisi ini menyebabkan Moms akan lebih sering merasakan keinginan buang air kecil meskipun kandung kemih sesungguhnya dalam kondisi kosong. 

Dorongan buang air kecil saat hamil seringkali membuat Moms merasa terganggu karena bisa muncul kapan saja, termasuk di malam hari saat tidur.

Cara Menyiasati Keinginan Buang Air Kecil Terus

Dorongan untuk buang air kecil saat hamil memang tidak dapat dihindari ya, Moms. Namun, sebenarnya ada beberapa trik yang bisa Moms lakukan untuk mengurangi frekuensi buang air kecil terutama di malam hari ketika tidur.

  • Kurangi Minum Air Putih Sebelum Tidur

Pengurangan konsumsi minum air putih sangat disarankan terutama untuk Moms yang akan berangkat tidur. Sebaiknya, kurangi konsumsi air putih minimal 1 jam sebelum berangkat tidur agar saat tidur Moms tidak terganggu karena dorongan ingin buang air kecil yang terlalu sering.

Namun, patut dicatat bahwa Moms harus memastikan bahwa kebutuhan cairan Moms dalam satu hari tersebut terpenuhi. Minumlah minimal 8 hingga 12 gelas air putih dalam sehari untuk menghindari risiko terjadinya dehidrasi selama masa kehamilan.

  • Kurangi Konsumsi Minuman dengan Kandungan Kafein

Cara menyiasati keinginan buang air kecil saat hamil selanjutnya adalah mengurangi konsumsi minuman dengan kandungan kafein. Beberapa minuman dengan kandungan kafein yang harus Moms hindari adalah soda, kopi, teh serta minuman lainnya.

Kafein di dalam minuman akan merangsang tubuh untuk buang air kecil lebih sering sehingga dikhawatirkan dapat mengganggu aktivitas Moms.

  • Kurangi Rasa Cemas dan Stres

Tingginya rasa cemas dan stres ketika hamil menjadi salah satu penyebab tingginya keinginan Moms untuk buang air kecil. Kurangi perasaan stres dan cemas ini dengan lebih terbuka kepada pasangan atau orang terdekat.

Sampaikan keluhan yang membuat cemas dan stres dengan harapan dapat mengurangi perasaan stres dan cemas tersebut.

  • Melakukan Senam Kegel dan Olahraga Ringan

Ketika kehamilan sudah memasuki trimester akhir, keinginan untuk lebih sering buang air kecil menjadi lebih besar. Moms mungkin merasa sangat sulit untuk menahan pipis saat sudah memasuki trimester akhir karena adanya tekanan sangat kuat dari janin ke kandung kemih.

Untuk mengurangi keluhan ini, Moms bisa mencoba melakukan senam kegel. Senam kegel dapat membantu mengurangi kemungkinan keluarnya urin ketika Moms bersin, berolahraga ataupun batuk. 

Hal ini dikarenakan senam kegel akan membantu mengencangkan otot yang mengatur keluarnya urin. Selain senam kegel, Moms juga disarankan untuk melakukan beberapa olahraga ringan serta relaksasi. Olahraga ringan untuk mengatasi stres yang bisa dilakukan seperti yoga untuk ibu hamil.

  • Cara Buang Air Kecil

Tips berikutnya untuk mengatasi keinginan buang air kecil yang terlalu sering adalah dengan buang air kecil hingga kandung kemih benar-benar kosong. Cara untuk mengosongkan kandung kemih saat buang air kecil adalah dengan mencondongkan tubuh ke bagian depan.

Moms juga harus menghindari kebiasaan menahan pipis karena berisiko melemahkan otot panggul dalam jangka panjang.

Untuk membantu Moms mempersiapkan diri menjadi orangtua, Dr. Brown’s menghadirkan program parenting club yang akan memberikan tips dan edukasi terkait parenting hingga memperoleh penawaran spesial produk seperti botol susu anti kolik untuk mencegah terjadinya kolik pada bayi.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai program dan keperluan Si Kecil dari Dr. Brown’s, Moms bisa langsung mengunjungi laman resmi di sini

Keluhan buang air kecil terus saat hamil sebenarnya merupakan keluhan ringan yang tidak berbahaya sehingga tidak perlu Moms khawatirkan. Pastikan Moms rutin memeriksakan kandungan ke dokter agar Moms dan si Kecil selalu sehat.

5 Tips Memilih Pompa ASI Manual Terbaik 2019
Mengapa Botol Susu Dr. Brown's Direkomendasikan oleh Para Dokter Anak?
fungsi pipa-min
Apa Kegunaan Internal Vent System?

Dampak Tidur Pagi Bagi Ibu Hamil

Dampak Tidur Pagi Bagi Ibu Hamil

Beberapa percaya bahwa ada beberapa pantangan yang seharusnya dihindari oleh ibu hamil dan salah satunya adalah tidur di pagi hari. Pernyataan ini sudah sering didengar oleh ibu hamil sehingga kebanyakan dari ibu hamil akan bertanya-tanya, apakah boleh ibu hamil tidur pagi?

Sebenarnya, salah satu alasan mengapa beberapa orang percaya bahwa ibu hamil tidak boleh tidur di pagi hari adalah karena perilaku ini dapat mengganggu kesehatan ibu dan tumbuh kembang janin. Jadi, akhirnya muncul pernyataan yang menyebutkan bahwa ibu hamil tidak boleh tidur di pagi hari.

Jadi, Apakah Boleh Ibu Hamil Tidur Pagi?

Apa yang harus dilakukan ibu hamil di pagi hari? Mungkin pertanyaan ini sering Moms dengar ketika sedang bertemu dengan para ibu hamil. Ya, tidak sedikit dari ibu hamil yang merasa bingung hendak melakukan aktivitas apa ketika di pagi hari.

Sebenarnya, aktivitas-aktivitas seperti berjalan kaki, mengajak janin berbicara, dan mengkonsumsi sarapan yang bergizi dapat dilakukan oleh para ibu hamil. 

Namun, terkadang ada juga beberapa ibu hamil yang memilih menghabiskan waktu paginya untuk tidur, tetapi apakah ini boleh untuk dilakukan? Jawaban dari hal ini adalah sebenarnya tidak ada larangan khusus yang menyebutkan bahwa ibu hamil tidak boleh tidur di pagi hari. 

Sebab pada dasarnya ibu hamil diperbolehkan untuk tidur di pagi hari, bahkan mulai dari jam 7 pagi sekalipun.

Dampak Tidur Pagi Bagi Ibu Hamil

Selain itu, ada juga beberapa ibu hamil tidur setelah subuh dan perilaku ini juga sering dipertanyakan. Pada dasarnya, seorang ibu hamil yang memiliki tuntutan pekerjaan yang akhirnya membuatnya tidak bisa tidur dalam kurun waktu yang normal. 

Oleh sebab itu, diperbolehkan untuk tidur di waktu subuh atau selepas subuh. Hal ini sesuai dengan apa yang dikatakan oleh dr. Nadia Nurotul Fuadah di laman Alodokter

Hal terpenting bagi ibu hamil adalah mencukupi waktu tidurnya supaya kesehatan janin dan ibu dapat selalu terjaga dengan baik hingga waktu kelahiran tiba. 

Jadi untuk pertanyaan ibu hamil boleh tidur jam berapa, jawabannya adalah tergantung dengan waktu luang yang masing-masing orang memiliki. Hal terpenting Moms perlu mengusahakan untuk tidur sebanyak 6-8 jam sehari.

Meskipun tidak ada larangan khusus untuk ibu hamil tidur pagi, tetapi jika tidak ada keperluan di malam hari, lebih baik segera tidur. Dengan begitu, Moms tidak perlu tidur di pagi hari karena waktu tidur sudah terpenuhi dengan baik.

Sementara itu, tidur di pagi hari bagi ibu hamil juga tidak boleh dilakukan secara sembarangan. Kurun waktu tidur patut diperhatikan dengan baik, karena jika tidak perilaku ini bisa memberikan efek buruk ke tubuh ibu hamilnya. Apa saja dampak buruk tidur di pagi hari bagi ibu hamil?

  • Mudah Merasa Lesu

Ketika Moms sedang hamil, prioritas utama Moms tentu berubah menjadi menjaga janin supaya tetap sehat di dalam kandungan. Dengan begitu, Moms tidak perlu terlalu banyak bergerak untuk mengerjakan pekerjaan-pekerjaan yang berat.

Namun, hal ini bukan berarti ibu hamil boleh bermalas-malasan sepanjang hari. Pasalnya, ibu hamil juga perlu banyak bergerak supaya proses persalinan nanti bisa berjalan dengan lancar dan mudah.

Sementara itu, kebiasaan tidur di pagi hari bagi ibu hamil dapat mengakibatkan ibu hamil tersebut lebih mudah lesu. Sebab ketika manusia tidur di pagi hari, maka hal ini dapat menyebabkan stamina tubuh menurun. Jadi, hal ini sebenarnya tidak hanya berlaku untuk ibu hamil saja.

Ketika ibu hamil lebih mudah untuk merasa lesu, maka hal ini dapat memengaruhi aktivitas yang harus Moms lakukan di sepanjang hari selanjutnya. Maka dari itu, lebih baik Moms membuat jadwal dan meluangkan waktu tidur di malam hari dengan jumlah yang cukup.

  • Konsentrasi Menurun

Ketika konsentrasi menurun, hal ini dapat mempengaruhi keseharian yang lainnya. Sebab segala aktivitas yang ada di dunia ini pasti akan membutuhkan tingkat konsentrasi yang tinggi supaya aktivitas tersebut bisa berjalan dengan tepat, mudah, dan lancar.

Namun, ketika ibu hamil terlalu sering tidur di pagi hari, bahkan dalam kurun waktu yang berlebihan, maka hal ini dapat membuat tingkat konsentrasinya menurun. Hal ini terjadi bukan tanpa alasan, fakta bahwa manusia malas bergerak di pagi hari dapat berpengaruh pada pasokan darah menuju otak.

Pada saat aliran darah menjadi kurang lancar seperti ini, tubuh akan semakin malas untuk bergerak. Maka dari itu, untuk lebih baiknya, disarankan bagi para ibu hamil untuk berolahraga di pagi hari. Dengan demikian, rasa kantuk di pagi hari bisa hilang seketika.

  • Memicu Risiko Terkena Diabetes

Memang pada dasarnya ibu hamil tidur pagi boleh untuk dilakukan. Hanya saja perilaku seperti ini hanya boleh dilakukan dengan batas yang wajar saja. Bahkan, jika Moms memiliki waktu luang di kurun waktu yang lainnya, dalam hal ini bukan di pagi hari, maka lebih baik jika tidur di waktu itu saja.

Ketika Moms membiasakan diri tidur di pagi hari saat masa kehamilan sedang berlangsung, maka hal ini dapat memicu risiko terjadinya diabetes. Seperti yang sudah Moms ketahui, diabetes termasuk salah satu jenis penyakit yang tidak boleh diremehkan begitu saja.

Mengapa tidur di pagi hari bagi ibu hamil dapat memicu resiko terkenanya diabetes? Karena dengan memiliki kebiasaan seperti ini, akhirnya tubuh akan jarang bergerak dan hal ini dapat membuat tubuh tidak bisa melakukan pembakaran lemak yang baik.

  • Merasa Kebingungan

Sebenarnya untuk dampak yang satu ini akan sangat berkaitan dengan hilangnya konsentrasi sebelumnya. Ketika konsentrasi seseorang menurun atau bahkan menghilang, maka seseorang tersebut akan lebih rentan mengalami kondisi yang kebingungan.

Padahal sebagai seorang wanita yang sedang hamil, Moms perlu meningkatkan konsentrasi dalam diri. Hal ini penting supaya ketika sedang melakukan berbagai macam aktivitas yang harus dilakukan, Moms bisa melakukannya dengan tepat dan juga aman.

Perlindungan diri bagi ibu hamil merupakan salah satu hal yang wajib dilakukan, mengingat adanya si Kecil yang masih dalam kandungan yang tentunya harus Moms jaga dengan sebaik mungkin. Jadi, selagi tidak ada alasan penting yang membuat ibu hamil tidur pagi, lebih baik hal ini tidak dilakukan.

Ketika kehamilan sudah terdeteksi, rasa bahagia pasti akan muncul secara otomatis. Kemudian, ketika masa kehamilan sudah memasuki usia 7 bulan, rasa ingin membeli banyak kebutuhan untuk Si Kecil pun akan semakin meningkat.

Dr. Brown’s Indonesia adalah solusi tepat untuk Moms saat memerlukan keperluan Si Kecil. Produk yang diberikan, seperti botol susu, teether, breastfeeding dan lain sebagainya. Produk unggulan yang ditawarkan Dr. Brown’s salah satunya adalah botol susu anti kolik

Botol susu anti kolik ini dapat membantu mengatasi masalah kolik pada bayi. Sehingga, Si Kecil dapat menyusui dengan aman dan menerima 100% cairan ASIP / susu dan Moms pun dapat tidur dengan nyaman. 

Jika tidak terlalu lelah, lebih baik kegiatan ibu hamil tidur pagi dihindari. Cobalah untuk melakukan beberapa kegiatan yang membuat badan menjadi lebih segar. Pilihlan tidur siang dan tidur malam dengan jumlah yang cukup agar badan tidak lelah.

 

5 Tips Memilih Pompa ASI Manual Terbaik 2019
Mengapa Botol Susu Dr. Brown's Direkomendasikan oleh Para Dokter Anak?
fungsi pipa-min
Apa Kegunaan Internal Vent System?

Obat Ambeien untuk Ibu Hamil

Jenis Obat Ambeien Alami untuk Ibu Hamil

Banyak ibu hamil yang mempertanyakan tentang apa obat ambeien untuk ibu hamil yang baik dan aman untuk dikonsumsi di masa kehamilan. Seperti yang sudah diketahui, ambeien merupakan pembengkakan pembuluh darah yang terjadi di sekitar anus, dan kondisi ini sering dialami ibu hamil.

Namun karena ketika hamil seorang wanita harus menjaga dengan baik apapun yang sedang mereka konsumsi, hal ini juga termasuk dengan obat. Ketika ambeien menyerangnya, ibu hamil wajib mencari obat ambeien yang aman dan ampuh untuk dikonsumsi oleh ibu hamil.

Obat Ambeien Pada Ibu Hamil Secara Alami

Dengan mengonsumsi obat ambeien untuk ibu hamil secara alami ini, kesehatan ibu hamil yang menderita penyakit ambeien bisa lebih terjaga dengan baik. Sebab obat alami pasti akan memiliki risiko yang lebih rendah untuk mengalami efek samping yang biasanya ada di obat-obat tertentu.

Jika Moms salah satu ibu hamil yang sedang menderita penyakit wasir atau ambeien ini, bisa coba mengatasi gejala tersebut dengan melakukan pengobatan alami berikut ini:

  • Berendam di Air Hangat

Sesuai dengan apa yang sudah tertulis di jurnal The National Center for Biotechnology Information, bahwa mandi dengan menggunakan air hangat hanya dalam kurun waktu 10 menit saja, rasa hangat tersebut mampu mengurangi sakit anorektal ketika ambeien sedang menyerang.

Untuk melakukan cara pengobatan alami yang satu ini, ibu hamil perlu mengisi bak mandi dengan air hangat dalam jumlah yang secukupnya, lalu rendam area yang terkena. Perlu Moms ketahui bahwa ketika melakukan cara ini, jangan memasukkan sabun maupun busa ke air hangat tersebut.

Untuk menangani penyakit ambeien yang terjadi pada ibu hamil, Moms juga bisa berendam pula dengan menggunakan garam epsom. Garam epsom merupakan obat klasik yang dipercaya memiliki keampuhan sangat maksimal dalam mengatasi gejala yang satu ini.

Untuk menggunakan garam epsom, Moms perlu mengisi tempat rendaman dengan setengah cangkir garam epsom, lalu tuangkan air hangat ke dalamnya. Kemudian rendam lubang vagina dan anus ke tempat rendaman tersebut, setidaknya dalam kisaran waktu 5 menit.

Dengan menggunakan obat ambeien pada ibu hamil secara alami ini, Moms bisa segera sembuh dari penyakit yang cukup mengganggu ini.

  • Menghindari Duduk Maupun Berdiri Terlalu Lama

Untuk cara yang satu ini akan lebih berfokus ke penanganan secara alaminya. Jadi, yang perlu dilakukan hanyalah membatasi waktu duduk dan berdiri yang terlalu lama. 

Pasalnya, ketika ibu hamil melakukan hal ini secara terus-menerus, maka tekanan pada area anus akan semakin membuatnya membengkak. Usahakan untuk tidak duduk terlalu lama, apalagi pada saat Moms duduk di area yang keras dan datar. 

Jika Moms sedang mengalami kondisi seperti ini, Moms bisa membawa bantal duduk kemana-mana. Dengan begitu, Moms bisa duduk tanpa merasakan tekanan yang berlebih di area anus.

Namun, meski begitu tetap saja sebagai ibu hamil yang sedang menderita penyakit ambeien, akan lebih baik jika Moms beristirahat dan tidak terlalu sering duduk maupun berdiri lama. Hal yang terpenting adalah harus bisa selalu menjaga tekanan pada pembuluh darah di area anus.

  • Lidah Buaya

Lidah buaya termasuk salah satu jenis tumbuhan yang memiliki khasiat sangat beragam. Oleh  karena itu, tidak mengherankan jika lidah buaya juga dipercaya mampu menjadi obat wasir untuk ibu hamil yang alami.

Sementara itu, lidah buaya juga termasuk jenis tumbuhan yang mudah ditemukan sehingga Moms tidak akan kesulitan untuk mencarinya. 

Untuk menangani atau mengobati gejala ambeien yang diderita ibu hamil dengan menggunakan lidah buaya, yaitu dengan mengoleskan lidah buaya tersebut ke area yang meradang. Dalam hal ini, disarankan untuk menggunakan lidah buaya segar yang langsung diambil dari daun tanamannya.

Sebelum Moms mengoleskan daun tanaman ini ke area yang sedang meradang, pastikan kebersihannya sudah steril. Alasannya karena hal ini akan sangat berpengaruh terhadap kesehatan si Kecil di dalam perut.

Hal terpenting jika Moms lebih memilih lidah buaya yang disajikan dalam kemasan, pastikan lidah buaya tersebut tidak dicampur dengan bahan kimia atau wewangian yang berbahaya.

Selain masa kehamilan, Moms juga perlu memikirkan kebutuhan Si Kecil. Salah satunya adalah botol susu anti kolik. Kolik pada bayi adalah kondisi dimana bayi sering menangis meski asupan susunya sudah terpenuhi. 

Untuk dapat menghindari permasalahan menyusui Si Kecil, Moms bisa langsung mengunjungi website resmi Dr. Brown’s Indonesia. Si Kecil aman menyusui, Moms dapat tidur dengan nyaman. 

  • Minyak Kelapa

Minyak kelapa juga termasuk salah satu obat alami yang memiliki khasiat sangat banyak. Salah satunya adalah untuk mengobati gejala ambeien pada ibu hamil. Obat ambeien pada ibu hamil yang satu ini juga tidak kalah mudah untuk dicari.

Bahkan, cara mengaplikasikan minyak kelapa untuk obat ambeien ibu hamil pun juga tidak kalah mudah. Moms hanya perlu mengoleskan minyak kelapa ini ke area yang sedang meradang, dalam hal ini adalah area di sekitar anus.

Alasan utama mengapa minyak kelapa mampu mengobati gejala ambeien adalah karena di dalam minyak kelapa terdapat sifat antibakteri dan antijamur. Sifat dari minyak kelapa ini tentunya dapat membantu manusia dalam mengatasi rasa gatal yang berlebih.

Selain mampu menghilangkan rasa gatal yang berlebih, kandungan yang ada pada minyak kelapa juga mampu menghilangkan rasa sakit dan nyeri yang terjadi karena ambeien tidak kunjung reda selama beberapa hari. Dengan begitu, ambeien dapat sembuh secara lebih cepat dan praktis.

  • Minum Banyak Air Putih

Memang sebenarnya saat ini sudah ada banyak obat ambeien yang dijual secara bebas. Ada banyak obat yang terkenal dan digunakan masyarakat. Obat ini sangat populer di Indonesia karena sudah ada banyak orang yang mengatakan bahwa obat ini sangat ampuh dalam mengatasi gejala ambeien.

Namun, sebenarnya obat Ambeven apakah aman untuk ibu hamil? Ya, ibu hamil tidak boleh mengonsumsi obat secara sembarangan. Hal ini bisa saja mempengaruhi kesehatan ibu hamilnya itu sendiri dan si Kecil yang ada di dalam perut.

Maka dari itu, sebelum mengonsumsi obat ambeien yang satu ini akan lebih baik jika berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter kandungan yang bertanggung jawab. Jika dokter kandungan mengatakan tidak ada masalah untuk mengkonsumsinya, maka tidak ada larangan untuk hal itu.

Kendati demikian, akan sangat lebih baik jika ibu hamil menggunakan cara pengobatan yang lebih alami. Sebab obat alami akan lebih aman untuk dikonsumsi ibu hamil. Apalagi salah satu obat ambeien alami yang bisa dikonsumsi ibu hamil adalah minum air putih dalam jumlah yang banyak.

Dengan memenuhi cairan tubuh secara mencukupi, sembelit tidak akan menyerang ibu hamil, sehingga ambeien dapat segera hilang secara alami. Dibanding mengonsumsi obat yang mengandung bahan kimia, lebih baik jika memperbanyak mengkonsumsi air putih setiap harinya.

 

Moms perlu memperhatikan obat ambeien pada ibu hamil yang akan dikonsumsi karena hal ini akan sangat berpengaruh terhadap kesehatan si Kecil di dalam perut. Memang ketika hamil ada banyak hal yang perlu diperhatikan. Walaupun begitu, Moms jangan sampai terlalu stres.

5 Tips Memilih Pompa ASI Manual Terbaik 2019
Mengapa Botol Susu Dr. Brown's Direkomendasikan oleh Para Dokter Anak?
fungsi pipa-min
Apa Kegunaan Internal Vent System?

7 Jenis Makanan Untuk Ibu Hamil Agar Bayi Tumbuh Cerdas

7 Jenis Makanan Untuk Ibu Hamil Agar Bayi Tumbuh Cerdas 

Menurut Dr. Kevin Adrian, ada beberapa jenis makanan agar bayi cerdas yang baik dikonsumsi oleh ibu hamil. Keunggulan dari beberapa makanan ini tidak hanya baik untuk mencukupi kebutuhan energi ibu hamil saja, tapi juga mampu mendukung tumbuh kembang dan pembentukan organ janin.

Ketika tumbuh kembang dan pembentukan organ janin terjaga dengan baik, maka hal ini dapat membuat janin terus berkembang dan tumbuh menjadi si Kecil yang sehat dan cerdas. Tentu ketika si Kecil dapat tumbuh dengan sehat dan cerdas, impian para orang tua dapat terwujud.

7 Jenis Makanan Agar Bayi Cerdas Saat Hamil

Moms mungkin pernah bertanya-tanya, sebenarnya makanan apa saja agar bayi cerdas sejak dalam kandungan? Pertanyaan ini memang termasuk pertanyaan yang paling umum dilontarkan oleh para ibu hamil. 

Sebab, tentu semua ibu hamil berharap anaknya bisa lahir dengan kecerdasan yang maksimal. Pada dasarnya, makanan agar bayi cerdas sejak di dalam kandungan ini akan tidak jauh berbeda dengan makanan yang membuat janin sehat

Untuk membantu Moms dalam menjawab pertanyaan tersebut, berikut akan dijelaskan daftar makanan yang baik untuk dikonsumsi oleh para ibu hamil berikut ini:

  • Telur Ayam

Ketika sebuah makanan memiliki nutrisi yang mampu memenuhi kebutuhan tumbuh kembang Si Kecil sejak dalam kandungan, maka jenis makanan tersebut akan sangat baik untuk dikonsumsi. Ibu hamil yang ingin anaknya tumbuh menjadi pribadi yang sehat dan cerdas bisa coba mengkonsumsinya.

Sementara itu, untuk jenis makanan pertama yang baik dikonsumsi oleh para ibu hamil ini adalah telur ayam. Selain memiliki harga yang murah, telur ayam juga memiliki manfaat yang sangat berlimpah ketika dikonsumsi oleh ibu hamil.

Telur ayam memiliki kandungan protein, kolin, asam lemak omega-3, asam folat, dan beragam vitamin serta mineral. Kandungan tersebut tidak kalah penting untuk kebutuhan nutrisi ibu hamil dan janin dalam kandungan.

Dengan beragamnya kandungan yang terdapat dalam telur ayam ini, akan membuat kebutuhan nutrisi dari sang ibu maupun sang janin dapat terpenuhi secara baik. Dengan begitu, janin dapat memiliki otak yang cerdas sejak di dalam kandungan.

  • Ikan

Untuk makanan agar bayi cerdas sejak di dalam kandungan yang kedua adalah ikan. Beragam jenis ikan laut seperti salmon, tuna, sarden, dan tenggiri akan mengandung protein, omega-3, dan asam lemak yang cukup tinggi.

Semua kandungan yang ada pada ikan laut ini, akan memiliki peran yang sangat besar dalam mendukung perkembangan saraf otak pada janin. Dengan begitu, peluang atau kemungkinan untuk janin bisa tumbuh menjadi anak yang cerdas akan semakin tinggi.

Namun, perlu Moms ketahui bahwa mengkonsumsi ikan laut tidak boleh dilakukan secara berlebihan. Bagi ibu hamil, konsumsi ikan laut sebaiknya dibatasi setidaknya 2 porsi di tiap minggunya. Hal ini perlu dilakukan untuk mengurangi paparan merkuri dan mencegah terjadinya keracunan merkuri.

  • Daging Tanpa Lemak

Daging tanpa lemak juga termasuk makanan agar janin berkembang menjadi si Kecil yang cerdas. Sebab, daging tanpa lemak merupakan jenis makanan yang memiliki sumber protein tinggi dan dilengkapi dengan vitamin B serta zat besi yang baik untuk dikonsumsi oleh ibu hamil dan janin.

Tentu semua ibu hamil pasti memiliki keinginan yang besar untuk memiliki anak yang cerdas, bahkan sejak di dalam kandungan. Dengan begitu, para ibu hamil akhirnya mencari cara untuk bisa mewujudkan impiannya tersebut.

Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah dengan mengonsumsi segala jenis makanan yang baik untuk tumbuh kembang Si Kecil sejak masih di dalam kandungan. Sementara itu, beberapa nutrisi yang ada pada daging tanpa lemak ini dipercaya mampu membantu perkembangan otak janin.

Selain itu, daging tanpa lemak juga dipercaya mampu membentuk jaringan tubuh Si Kecil dalam kandungan dengan sangat baik. Tidak hanya itu saja, juga mampu membantu dalam pertumbuhan otot si Kecil sehingga si Kecil dapat terlahir secara sehat dan cerdas.

  • Pisang

Buah yang bagus untuk perkembangan janin pertama adalah pisang. Pisang termasuk salah satu jenis buah yang memiliki kandungan terbaik bagi para ibu hamil. Sebab pisang merupakan sumber serat yang tinggi dan di dalamnya juga mengandung antioksidan, vitamin, serta mineral.

Kandungan mineral yang ada pada buah pisang juga dikatakan sangat baik untuk sistem pencernaan ibu hamil dan juga janinnya. Selain itu, pisang juga sangat mampu mencegah terjadinya dehidrasi serta dapat mendukung tumbuh kembang Si Kecil sejak di dalam kandungan.

Maka dari itu, tidak mengherankan jika pisang juga termasuk salah satu jenis makanan agar bayi cerdas sejak di dalam perut atau kandungan.

  • Pepaya

Selain pisang, jenis buah lainnya yang sangat baik untuk tumbuh kembang janin di dalam perut adalah pepaya. Pepaya memang mengandung mineral dan vitamin yang sangat tinggi sehingga kandungan ini mampu membantu perkembangan otak janin sejak di dalam perut atau kandungan.

Ibu hamil yang mengkonsumsi buah pepaya secara rutin akan lebih besar kemungkinannya bisa melahirkan si Kecil yang memiliki kecerdasan otak maksimal. 

Maka dari itu, tidak mengherankan jika begitu banyak orang yang menyarankan kepada ibu hamil di sekitarnya untuk mengonsumsi buah pepaya secara rutin dengan porsi yang tidak melewati batas.

  • Kacang Polong

Tidak semua orang menyukai kacang polong, tapi ternyata jenis kacang-kacangan satu ini memiliki manfaat yang sangat tinggi jika dikonsumsi oleh ibu hamil. Kacang polong mengandung zat besi yang tinggi sehingga kandungan ini dapat bermanfaat untuk menjaga asupan oksigen pada janin.

Dengan kebutuhan oksigennya yang selalu terjamin dengan baik seperti ini, maka perkembangan organ seperti otak pada janin pun juga akan selalu tumbuh dengan baik. Namun, hal ini akan berbeda ketika kebutuhan oksigen pada janin tidak dapat terpenuhi dengan baik.

Pertumbuhan atau perkembangan organ seperti otak pada janin tidak akan berjalan dengan mulus. Hal ini akan berakibat ada beberapa hambatan yang bisa terjadi di dalam proses perkembangan organ tersebut.

  • Beras Merah

Mengutip dari Fox News, karbohidrat kompleks seperti beras merah akan membantu dalam menjaga kesehatan pencernaan serta menjaga kadar gula darah ibu hamil. Sementara itu, salah satu bahan makanan yang termasuk karbohidrat kompleks adalah beras merah.

Beras merah dapat dikonsumsi oleh ibu hamil secara rutin dengan porsi yang tidak berlebihan, supaya kesehatan Si Kecil dalam kandungan sudah terjaga dengan baik.

Selain itu, beras merah juga memiliki banyak kandungan lain di dalamnya yang tentunya kandungan-kandungan ini juga mampu membantu perkembangan organ pada janin. Hal ini juga menyangkut dan berhubungan dengan organ otak Si Kecil.

Tidak hanya nutrisi selama hamil, perlengkapan untuk Si Kecil juga patut diperhatikan. Jika Moms bingung mencari perlengkapan Si Kecil dengan bahan yang aman dan berkualitas, Dr. Brown’s adalah solusinya. 

Dr. Brown’s menyediakan berbagai perlengkapan Si Kecil dari botol susu, teether, hingga breastfeeding. Produk unggulan yang ditawarkan adalah botol susu anti kolik. Botol susu ini, dapat mengatasi menyusui pada Si Kecil seperti kembung, masuk angin dan kolik.   

Pada dasarnya, makanan agar bayi cerdas saat hamil tersedia dalam jenis yang sangat beragam. Hal terpenting, Moms sudah memenuhi asupan nutrisi yang dibutuhkan oleh si Kecil. Dengan begitu, kemungkinan besar si Kecil dapat tumbuh menjadi anak yang sehat dan juga cerdas.

5 Tips Memilih Pompa ASI Manual Terbaik 2019
Mengapa Botol Susu Dr. Brown's Direkomendasikan oleh Para Dokter Anak?
fungsi pipa-min
Apa Kegunaan Internal Vent System?

Manfaat dan Risiko Jahe bagi Ibu Hamil

Manfaat dan Risiko Jahe bagi Ibu Hamil

Informasi tentang manfaat dan risiko jahe bagi ibu hamil memang sudah sering diperbincangkan di kalangan ibu hamil. Ada beberapa orang yang mengatakan bahwa khasiat jahe untuk ibu hamil sangatlah baik dan ada juga beberapa yang berkata bahwa jahe memiliki risiko tersendiri.

Sementara itu, jahe sendiri memang sudah sering dijadikan sebagai bahan herbal yang menyehatkan, tak terkecuali untuk ibu hamil. Namun, sebenarnya Moms perlu tahu bahwa untuk mengkonsumsi jahe semasa kehamilan ada batasan-batasan tertentu yang wajib diperhatikan.

Berbagai Macam Manfaat dan Risiko Jahe bagi Ibu Hamil

Pertanyaan-pertanyaan seperti apakah ibu hamil boleh minum jahe dan apakah jahe aman untuk ibu hamil memang sering kali dipertanyakan oleh para wanita. Sebab informasi tentang hal ini masih simpang siur dan masih ada beberapa wanita yang tidak tahu jawaban tepatnya.

Sebagai salah satu jenis rempah-rempah yang sangat digemari dan dipercaya memiliki banyak khasiat didalamnya ini, jahe sering dikonsumsi oleh para ibu hamil untuk menjaga kesehatannya selama masa kehamilan. Namun, sebenarnya apa saja manfaat dan risiko jahe untuk ibu hamil itu?

  • Manfaat Jahe Untuk Ibu Hamil

Menurut Natural Food Series yang merupakan ahli farmasi dan gizi yang sudah sangat terkenal, mengkonsumsi jahe di masa kehamilan dengan porsi yang cukup adalah kunci utama selama masa kehamilan itu sedang berlangsung.

Sebenarnya, jahe akan aman untuk dikonsumsi oleh para ibu hamil selagi dikonsumsi dengan jumlah atau porsi yang cukup. Selain itu, perlu dipahami bahwa konsumsi jahe kering adalah sebuah aktivitas yang sangat tidak boleh dilakukan oleh ibu hamil.

Jika sudah memastikan bahwa jahe yang dikonsumsi sudah sesuai dengan porsi batasan, maka Moms bisa merasakan beberapa manfaat di dalamnya. Beberapa manfaat jahe:

  • Meredakan Kondisi Nyeri Otot

Seperti yang sudah tertulis di jurnal National Library of Medicine, dengan mengonsumsi 2 gram jahe per hari dan selama 11 hari penuh, hal ini membuktikan mampu mengurangi rasa nyeri otot yang kerap kali dialami oleh para ibu hamil.

Bahkan, kandungan yang ada dalam jahe juga dikatakan mampu memberikan efek yang dipercaya sebagai sifat anti-inflamasi. Dengan begitu, kondisi kehamilan Moms bisa terjaga dengan lebih baik serta kesehatan si Kecil di dalam perut pun juga bisa terjamin secara nyata.

  • Membantu Melawan Batuk dan Pilek

Selain kedua pertanyaan yang ada di atas, para wanita juga sering menanyakan tentang bolehkah ibu hamil minum jahe saat batuk. Ya, pertanyaan ini bisa muncul karena sudah ada banyak orang yang mengatakan bahwa jahe baik untuk melawan penyakit batuk dan juga pilek.

Untuk jawaban dari pertanyaan itu sendiri adalah boleh. Ibu hamil boleh mengkonsumsi jahe ketika batuk selagi porsinya masih wajar atau sesuai dengan batasannya. Sebab kandungan jahe mampu meningkatkan kekebalan tubuh para ibu hamil. 

Dengan begitu, ketika penyakit batuk sedang menyerang, tubuh dapat melindungi diri dari bahaya yang semakin tinggi. Hal ini tentu saja akan membuat Moms bisa pulih lebih cepat.

  • Membantu Meredakan Mual di Pagi Hari

Umumnya, seorang ibu hamil akan mengalami morning sickness atau mual di pagi hari. Kondisi seperti ini akan terasa sedikit mengganggu jika terus diabaikan begitu saja. Sementara itu, ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi kondisi seperti ini.

Salah satunya adalah mengonsumsi jahe. Konsumsi jahe ini wajib dilakukan dengan porsi yang sesuai atau dalam arti lainnya adalah tidak berlebihan. Jahe ini bisa dikonsumsi dalam bentuk minuman seperti teh ataupun jenis lainnya. 

Dengan begitu, permasalahan perut yang umumnya terjadi di pagi hari ini bisa teratasi dengan mudah.

  • Membantu Penyerapan Nutrisi

Nutrisi akan sangat dibutuhkan dalam tubuh manusia dan nutrisi juga tentu akan sangat dibutuhkan bagi para ibu hamil. Dengan mengkonsumsi jahe secara rutin dan porsi yang sesuai batasan, tubuh ibu hamil dapat lebih mudah untuk menyerap nutrisi yang masuk.

Hal ini terjadi bukan tanpa alasan karena jahe mengandung senyawa seperti antioksidan yang bernama fitonutrien. Senyawa ini memiliki peran penting dalam menjaga keutuhan sel sehingga tidak mudah rusak. Dengan begitu, daya tahan tubuh ibu hamil dapat terjaga secara lebih baik lagi.

  • Risiko Jahe Untuk Ibu Hamil

Semua hal yang ada di dunia ini memang selalu ada manfaat dan risikonya masing-masing. Sehingga hal ini membuat Moms perlu mengetahui secara jelas apa manfaat dan risiko jahe bagi ibu hamil itu. Sebab di balik manfaatnya yang ada di atas, jahe juga memiliki beberapa risiko di dalamnya.

Risiko ini akan sangat berbahaya jika terus diabaikan oleh para ibu hamil, terutama ibu hamil yang memiliki kondisi tertentu. Ketika hal ini terus diabaikan, maka jahe yang seharusnya baik untuk tubuh itu malah akan memberikan efek samping yang tidak baik untuk tubuh Moms.

Untuk lebih jelasnya, Moms bisa melihat sendiri beberapa risiko jahe untuk ibu hamil yang antara lainnya adalah:

  • Rasa Terbakar di Lambung

Seperti yang sudah diinformasikan di sejak awal artikel, konsumsi jahe secara berlebihan bagi ibu hamil akan tidak baik untuk kesehatannya. Ketika jahe dikonsumsi dalam porsi yang tidak wajar, hal ini dapat meningkatkan asam lambung.

Ketika asam lambung meningkat, maka reaksi tubuh yang akan muncul tentu mual dan perih. Rasa perih yang muncul ketika asam lambung meningkat ini sering dikatakan memiliki rasa yang sama seperti lambung sedang terbakar. 

Untuk itu ibu hamil perlu memperhatikan porsi jahe yang dikonsumsi, pastikan dalam jumlah yang cukup dan jangan berlebihan.

  • Diare

Biasanya, jahe akan dikonsumsi oleh ibu hamil ketika sedang batuk ataupun ingin menghangatkan perutnya. Namun, Moms perlu tahu bahwa dengan mengkonsumsi jahe secara berlebih dapat memberikan dampak yang negatif ke dalam tubuh.

Pasalnya, salah satu risiko yang dimiliki jahe untuk ibu hamil adalah dapat meningkatkan jumlah frekuensi buang air besar. Hal ini tentu dapat memicu terjadinya diare yang dialami ibu hamil tersebut.

  • Keguguran

Untuk risiko yang paling tinggi dan tentunya membahayakan dari konsumsi jahe secara berlebihan adalah keguguran. Selain keguguran, risiko lain yang ada pada jahe adalah dapat membahayakan kondisi kesehatan si Kecil yang ada di dalam perut.

Sudah ada banyak penelitian yang mengatakan bahwa dengan mengkonsumsi jahe secara berlebihan dapat mengakibatkan si Kecil lahir dengan kondisi yang cacat, berat badan rendah, atau bahkan meninggal dunia.

Supaya hal ini tidak terjadi kepada Moms, Moms perlu memperhatikan dengan sangat baik porsi jahe yang hendak Moms konsumsi. Selain memahami manfaat dan risiko jahe bagi ibu hamil, ketika masa kehamilan sudah memasuki usia 7 bulan Moms juga sudah harus mempersiapkan beberapa kebutuhan untuk Si Kecil.

Beberapa produk dari Dr. Browns seperti silicone feeder, silicone starter spoon, tempcheck spoon, dan botol susu anti kolik akan sangat cocok untuk Moms miliki. Botol ini memiliki kegunaan supaya nanti bisa mencegah kolik pada bayi.

 

Manfaat dan risiko jahe bagi ibu hamil memang beriringan. Pastikan untuk konsumsi dengan jumlah yang cukup dan tidak berlebihan. Apa saja yang berlebihan pastinya tidak baik, termasuk untuk ibu hamil.



5 Tips Memilih Pompa ASI Manual Terbaik 2019
Mengapa Botol Susu Dr. Brown's Direkomendasikan oleh Para Dokter Anak?
fungsi pipa-min
Apa Kegunaan Internal Vent System?