Bolehkah Mengkonsumsi Nanas Saat Hamil?

Ada banyak sekali mitos seputar kehamilan yang berkembang di masyarakat Tanah Air termasuk mengkonsumsi nanas saat hamil bisa menjadi penyebab keguguran. Kabar ini sudah ada sejak puluhan tahun silam dan semakin menyebar dengan cepat serta luas sejak internet menjangkau berbagai pelosok negeri.

Meski begitu, kebenaran tentang buah tropis yang satu ini dapat membahayakan janin masih menjadi perdebatan. Sebagian orang mempercayainya dan sangat menghindarinya, namun sebagian lagi masih meragukannya. Apakah Moms termasuk tipe yang kedua? Kalau begitu simak kata ahli berikut yuk.

Fakta dan Mitos Tentang Mengkonsumsi Nanas Saat Hamil

  1. Buah Nanas Bisa Membuat Bayi Cacat 

Menurut informasi dari US Department of Health and Human Services, sejauh ini belum ada studi yang menyatakan bahwa memakan buah nanas saat hamil dapat membuat janin mengalami kecacatan. US Department of Health and Human Services menyebutkan beberapa penyebab dari cacat lahir adalah:

  • Genetik / keturunan.
  • Sang ibu terkena infeksi bakteri saat sedang mengandung.
  • Ibu hamil terlalu banyak mengkonsumsi obat-obatan tertentu tanpa pengawasan / resep dokter.
  • Ibu hamil berada / bekerja di lingkungan yang membuatnya sering terpapar dengan bahan-bahan kimia berbahaya, baik lewat udara dan masuk ke hidung, atau bahan kimia yang bersentuhan langsung dengan kulit dan masuk ke aliran darah sehingga bisa masuk ke dalam plasenta.
  • Terjadi kelainan pada kromosom janin selama di dalam kandungan.

Menurut sejumlah informasi di atas, maka dapat disimpulkan bahwa kabar mengenai buah nanas dapat membuat bayi cacat lahir adalah hoaks.

  1. Menyebabkan Keguguran

Pernyataan kedua ini adalah yang paling banyak beredar di masyarakat nih, dan paling banyak dipercaya terutama oleh para ibu hamil berusia muda yang minim pengetahuan.

Padahal faktanya, US Department of Agriculture (USDA) menginformasikan bahwa belum ada penelitian atau data yang menyatakan bahwa mengkonsumsi buah nanas saat sedang hamil dapat menyebabkan keguguran, selama dalam jumlah yang wajar.

Tapi, ada fakta penting juga nih yang perlu Moms ketahui. Buah nanas mengandung enzim yang disebut bromelain. Menurut situs https://www.babycentre.co.uk/, enzim tersebut dapat memecah protein karena bersifat proteolitik. Embrio sendiri, yang usianya masih muda, memang terdiri dari protein. 

Artinya, enzim bromelain bisa membahayakan embrio muda atau dalam hal ini menyebabkan pendarahan pada ibu hamil, yang pada akhirnya membuat keguguran. Nah, dari sinilah mitos mulai beredar. 

Fakta penting yang harus Moms garis bawahi adalah jumlah enzim bromelain pada buah nanas termasuk sedikit. Artinya, buah nanas hanya bisa memecah embrio muda jika jumlahnya sangat banyak, atau dengan kata lain Moms makan nanas dengan jumlah yang sangat banyak. 

Jika Moms hanya makan satu atau dua potong nanas misal, maka jumlah enzim bromelain tidak akan cukup untuk memecah protein pada embrio muda, yang berarti tidak membahayakan janin.

  1. Memicu Kontraksi

Memang benar bahwa buah nanas dapat membantu menginduksi persalinan (merangsang kontraksi pada rahim sehingga proses persalinan bisa lebih cepat). 

Tapi yang harus digarisbawahi adalah hal ini hanya bisa terjadi jika jumlah nanas yang dikonsumsi sangat banyak dalam sekali makan. Misalnya langsung memakan 30 buah nanas sekaligus.

Jadi, Bolehkah Ibu Hamil Muda Makan Nanas?

Berdasarkan seluruh penjelasan di atas, maka jawaban dari pertanyaan ini adalah “boleh”. Tapi ingat, porsinya tidak boleh berlebihan ya. 

Menurut seorang penulis luar negeri bernama Rana Conway, yang telah menulis sebuah buku berjudul “What to Eat When You’re Pregnant” dan cukup laris manis di pasaran, dijelaskan bahwa buah nanas boleh dimakan oleh ibu hamil dengan porsi sekitar 50-100 gr dalam seminggu saat trimester pertama. 

Jika sudah memasuki trimester ketiga, porsinya bahkan boleh dinaikkan menjadi maksimal 250 gram per hari. Pernyataan dari penulis ini cukup mirip nih Moms dengan informasi dari US Department of Agriculture (USDA).

Menurut USDA, ibu hamil dengan usia kandungan pada 1-3 bulan pertama boleh mengkonsumsi buah nanas sekitar 4 – 4,5 cangkir per hari. Lalu jika usia kandungan sudah masuk 3 – 6 bulan, maka jumlahnya boleh ditambah menjadi 5 cangkir per hari.

Fakta Lain Seputar Mengkonsumsi Nanas Saat Hamil

Masih menurut US Department of Agriculture (USDA), mengkonsumsi buah nanas selama masa kehamilan justru bermanfaat untuk kesehatan ibu dan janin. Manfaat pertama dan paling jelas adalah nanas kaya akan vitamin C, yang sangat baik bagi tubuh untuk meningkatkan daya tahan. 

Mengkonsumsi satu cangkir nanas saja bahkan sudah mencukupi kebutuhan vitamin C harian lho. Bukan cuma vitamin C, buah dengan cita rasa manis asam ini juga mengandung sejumlah kandungan menyehatkan lain yang dibutuhkan oleh ibu hamil seperti:

  • Zat besi
  • Asam folat
  • Mangan
  • Zinc
  • Magnesium
  • Vitamin B-6 (piridoksin)

Selain baik untuk daya tahan tubuh, buah nanas rupanya juga mengandung flavonoid yang bersifat anxiolytic yang disinyalir dapat membantu meredakan anxietas, atau secara awam kecemasan, yang umum dirasakan oleh para ibu hamil saat trimester awal.

Beberapa Cara Mengkonsumsi Nanas Saat Hamil

Menurut informasi dari National Institutes of Health Office of Dietary Supplements, ibu hamil bisa makan nanas secara langsung setelah dibersihkan, atau bisa juga dengan beberapa cara lain seperti berikut:

  • Campur potongan buah nanas dengan yogurt untuk dimakan saat pagi hari (jika Moms tidak memiliki alergi terhadap produk turunan susu sapi). 
  • Potong buah nanas dan bekukan dalam lemari es, lalu jadikan smoothie dengan blender.
  • Campurkan potongan nanas berukuran kecil ke dalam hidangan panggang.
  • Potong nanas dengan ukuran kecil untuk dimasukkan ke dalam kebab bersama dengan sayuran dan potongan daging.
  • Jadikan buah nanas sebagai campuran untuk membuat es buah segar.
  • Masukkan potongan nanas berukuran kecil ke dalam tumisan.

Apa Efek Samping Mengkonsumsi Nanas Saat Hamil Muda?

Jawabannya adalah tidak ada jika porsi yang Moms konsumsi sudah sesuai takaran yang disarankan oleh para ahli di atas. Namun jika Moms mengkonsumsi buah ini dalam jumlah yang sangat berlebih, maka Moms akan merasakan sejumlah efek samping seperti berikut:

  • Memicu rasa nyeri pada ulu hati.
  • Menyebabkan alergi yang ditandai dengan munculnya ruam / gatal pada kulit, sesak nafas, bengkak pada area mulut, dan hidung tersumbat.
  • Memicu refluks gastroesofagus, atau lebih umum disebut refluks asam, yang merupakan salah satu penyakit asam lambung yang hampir setiap orang pernah mengalaminya namun kadang disadari dan kadang tidak karena prosesnya terjadi dalam waktu singkat. Kondisi ini biasanya disertai diare.

Demikian, informasi mengenai efek dari mengkonsumsi nanas saat hamil muda. Tidak semua efek mengkonsumsi nanas saat hamil itu negatif seperti yang tersebar di berbagai media ya Moms, selagi cara yang dilakukan sudah sesuai dengan ketentuan atau saran dari dokter. 

Untuk informasi lainnya seputar kehamilan, parenting hingga keperluan perlengkapan Si Kecil, Moms bisa mengunjungi laman resmi Dr. Brown’s Indonesia. Kebutuhan untuk perlengkapan SI Kecil pun sangat lengkap dari botol susu, teether hingga cup feeding. Botol susu Dr. Brown’s memiliki teknologi Internal Vent System untuk mengurangi kembung, masuk angin dan kolik pada bayi, sehingga aman untuk selalu digunakan Si Kecil. 

5 Tips Memilih Pompa ASI Manual Terbaik 2019
Mengapa Botol Susu Dr. Brown's Direkomendasikan oleh Para Dokter Anak?
fungsi pipa-min
Apa Kegunaan Internal Vent System?
Posted in Uncategorized.