Tips Mengatasi Batuk Saat Hamil

Batuk saat hamil kerap menjadi suatu problematika yang banyak diperbincangkan. Ibu hamil tidak boleh mengkonsumsi sembarang obat ataupun makanan karena dapat berdampak pada pertumbuhan janin. Oleh sebab itu, penting untuk mengetahui langkah mengatasi batuk saat hamil serta pencegahannya.

Ibu hamil lebih rentan terkena infeksi virus dan bakteri karena daya tahan tubuh yang dimiliki cenderung melemah. Itu sebabnya, pola hidup sehat, makan makanan bergizi dan menjaga kebersihan merupakan kunci utama yang harus diterapkan. 

5 Langkah Mengatasi Batuk Saat Hamil

Beberapa langkah untuk mengobati batuk saat hamil di bawah ini penting untuk diperhatikan ya, Moms! Hal tersebut penting untuk dipahami, terlebih jika batuk muncul saat usia masih muda atau dalam trimester pertama. 

12 minggu pertama dalam kehamilan atau trimester pertama merupakan waktu yang penting dalam kehamilan karena organ vital si kecil mulai terbentuk. Itu sebabnya, konsumsi makanan dan obat-obatan harus benar-benar diperhatikan dengan baik.  

Bahkan, sebagian orang juga mempercayai untuk tidak mengonsumsi obat-obatan apapun selama masa trimester pertama tersebut. Lantas bagaimana jika batuk datang dalam masa tersebut? Berikut di bawah ini ialah beberapa solusi untuk mengatasinya:

  • Mandi Air Panas

Mandi dengan air panas dipercaya memiliki banyak khasiat bagi ibu hamil. Tidak hanya sebagai pereda rasa nyeri, mandi air panas juga bisa menjadi cara klasik untuk meringankan batuk saat hamil. 

Hal ini dikarenakan uap air panas yang ada di dalamnya bisa membantu melegakan napas dan tenggorokan. 

  • Berkumur dengan Air Hangat

Langkah mengatasi batuk saat hamil selanjutnya yakni berkumur-kumur dengan air yang hangat. Ternyata air hangat tidak hanya berguna untuk mandi saja ya Moms? Air hangat ini bisa juga ditambahkan sedikit garam agar dapat melegakan tenggorokan dan meringankan batuk. 

  • Mengoleskan Minyak Angin atau Balsem

Penggunaan obat-obatan luar bisa menjadi salah satu solusi jitu ketika tidak diperbolehkan mengkonsumsi obat.

Dalam hal ini, ibu hamil bisa mengoleskan minyak angin atau balsem di bagian dada ataupun di bawah hidung untuk memberikan efek hangat dan melegakan pernafasan.

  • Menggunakan Bantal yang Tinggi

Menggunakan bantal yang cukup tinggi saat tidur merupakan posisi yang tepat untuk membantu meringankan batuk. Ibu hamil bisa menumpuk beberapa bantal sesuai keperluan agar posisi kepala menjadi lebih tinggi.

Posisi tersebut bisa membantu mencegah cairan dahak mengalir dan meminimalisir terjadinya iritasi pada bagian dinding tenggorokan. Dengan posisi ini, tenggorokan bisa menjadi lebih lega.

  • Minum Teh Hangat Rendah Kafein

Mengonsumsi teh rendah kafein yang ditambahkan sedikit lemon dipercaya ampuh untuk menyembuhkan batuk. Hal ini menjadi salah satu terobosan alami yang bisa dicoba oleh ibu hamil untuk meringankan batuk secara alami. 

Selain lemon, ibu hamil juga bisa menambahkan sedikit madu ke dalam teh ketika mengalami batuk saat hamil. Hal ini dipercaya sebagai kombinasi bahan alami yang ampuh untuk meringankan batuk dan melegakan tenggorokan. 

Usahakan untuk menggunakan madu murni yang belum banyak mendapatkan campuran ya Moms agar khasiatnya bisa lebih terasa.

Seperti yang dijelaskan dalam British Medical Journal mengenai kandungan madu murni yang dinilai lebih efektif untuk menyembuhkan batuk dibandingkan ekspektoran sebagai obat penekan batuk

Selain beberapa hal di atas, mengonsumsi obat tradisional batuk pilek untuk ibu hamil seperti yang dipercaya mampu mengatasi batuk juga bisa dicoba ya Moms. Adapun beberapa contoh bahan alami yang berkhasiat untuk menyembuhkan batuk ialah jeruk nipis dan jahe. 

Cara Mencegah Batuk Saat Hamil

Setelah mengetahui mengenai beberapa langkah untuk mengatasi batuk saat hamil, maka tidak kalah pentingnya jika mengetahui pula mengenai cara pencegahan batuk pada saat hamil. Berikut ialah beberapa diantaranya:

  • Istirahat Cukup

Istirahat cukup dengan tidur selama 8 jam sehari merupakan tips hidup sehat yang dapat menjauhkan dari berbagai jenis penyakit, tidak hanya batuk saja. 

  • Mengonsumsi Makanan Bergizi

Selama mengandung, konsumsi makanan bergizi sangatlah diperlukan untuk kebutuhan nutrisi si kecil di dalam perut. Selain itu, makanan dengan kandungan gizi yang cukup juga berkhasiat untuk menjauhkan dari berbagai macam penyakit, termasuk batuk. 

Dalam hal ini, ibu hamil harus memperhatikan kombinasi makanan yang dikonsumsi tiap harinya dan pastikan porsinya pas. 

  • Menjaga Kebersihan

Menjaga kebersihan tubuh dan tempat sekitar juga bisa menjadi cara untuk mencegah batuk. Khususnya kebersihan tangan dan peralatan makan. Usahakan untuk selalu mencuci tangan menggunakan sabun sebelum dan setelah makan. 

Selain itu, jangan gunakan peralatan makan yang digunakan oleh orang yang menderita batuk agar tidak tertular.

  • Banyak Minum Air Putih

Usahakan selalu memenuhi kebutuhan cairan dalam tubuh dengan baik ya Moms. Hal tersebut bisa dilakukan dengan cara minum air putih sebanyak 8 gelas atau setara dengan 1,5-2 liter dalam satu harinya.

  • Olahraga Secara Teratur

Ibu hamil bisa melakukan beberapa jenis olahraga seperti berjalan kaki, bersepeda ataupun senam yoga. Beberapa hal tersebut bisa dilakukan secara rutin dan teratur agar tubuh menjadi lebih segar dan tidak mudah tertular akan infeksi virus dan bakteri.

  • Hindari Berdekatan dengan Orang Batuk

Menghindari atau membatasi berinteraksi dengan orang yang sedang menderita batuk merupakan cara klasik yang bisa diterapkan untuk menghindari penularan batuk. 

Selain beberapa hal di atas, dalam imunisasi ibu hamil juga sudah terdapat vaksin untuk mencegah terjadinya batuk.

Manfaat Imunisasi Ibu Hamil 

Tidak hanya anak-anak saja yang memerlukan imunisasi, tetapi juga ibu hamil. Pada umumnya imunisasi tersebut akan diberikan saat usia kandungan menginjak trimester pertama atau dalam kurun waktu 12 minggu pertama kehamilan. 

Adapun imunisasi yang diberikan adalah vaksin DPT (Difteri, Pertusis dan Tetanus). Imunisasi ini penting dilakukan karena ibu hamil lebih rentan terkena infeksi virus yang mengakibatkan komplikasi flu seperti Pneumonia, Bronkitis ataupun Sinus. 

Tidak hanya berbahaya bagi ibu hamil, melainkan komplikasi tersebut juga dapat meningkatkan resiko bayi terlahir secara prematur maupun cacat. Oleh sebab itu, imunisasi ibu hamil merupakan hal yang penting dan tidak boleh terlewatkan. 

Meski telah diberikan imunisasi, menjaga daya tahan tubuh dengan menerapkan pola hidup sehat tetaplah harus dilakukan. Hal ini tidak hanya penting untuk kesehatan ibu hamil, melainkan juga untuk perkembangan si kecil di dalam kandungan. 

—–

Disamping memperhatikan langkah mengatasi batuk saat hamil beserta beberapa cara pencegahannya, tidak ada salahnya jika mulai mempersiapkan beberapa keperluan dan kebutuhan Si Kecil.

Dr. Brown’s Indonesia adalah solusi yang tepat untuk berbagai kebutuhan dan peralatan Si Kecil, seperti botol susu. Dr. Brown’s Indonesia memiliki berbagai jenis botol susu antara lain botol susu anti kolik yang dapat mencegah berbagai masalah menyusui, seperti masuk angin, kembung dan kolik pada Si Kecil dan botol susu Options+ yang dapat memberikan suasana menyusui seperti dari payudara Ibu. 

Untuk informasi lebih lengkap, Moms dapat mengunjungi laman resmi kami di sini

5 Tips Memilih Pompa ASI Manual Terbaik 2019
Mengapa Botol Susu Dr. Brown's Direkomendasikan oleh Para Dokter Anak?
fungsi pipa-min
Apa Kegunaan Internal Vent System?
Posted in Uncategorized.