Kebutuhan Pakaian untuk Bayi

Semua orang tua pasti sibuk menyiapkan berbagai perlengkapan dalam rangka menyambut kelahiran sang buah hati tercinta. Mulai dari perlengkapan tidur seperti kasur, bantal dan guling khusus bayi, perlengkapan mandi seperti sabun, sampo, waslap, dan lain-lain, hingga beberapa jenis pakaian yang dibutuhkan oleh bayi. Khusus untuk pakaian bayi, ada beberapa jenis pakaian yang wajib dimiliki.

 

Jenis Pakaian yang Wajib Dimiliki oleh Bayi

Membeli pakaian untuk bayi tidak hanya dilihat dari segi menarik dan lucunya saja, namun juga harus memperhatikan fungsi pakaian itu sendiri. Pakaian untuk bayi yang dijual di pasaran sangat beragam motif dan ukurannya mulai dari newborn, usia 3 bulan, usia 6 bulan, usia 9 bulan, serta usia 12 bulan. Hal tersebut dikarenakan ukuran tubuh bayi sangat cepat berkembang dalam beberapa minggu. Adapun beberapa jenis pakaian bayi antara lain :

  1. Baju Luaran 

Pakaian wajib yang harus dimiliki oleh bayi adalah baju luaran berupa jaket, cardigan, dan sweater yang mudah dilepas pasang. Orang tua sebaiknya membeli baju luaran untuk bayi yang memiliki bukaan depan atau resleting serta bagian lengan yang cukup longgar. 

Fungsi baju luaran ini adalah sebagai pelindung tubuh dan kepala bayi ketika cuaca dingin. Baju luaran yang sebaiknya orang tua siapkan paling tidak sebanyak 5 potong dengan ukuran yang lebih besar daripada ukuran tubuh bayi.

          2. Baju Terusan 

Selain baju luaran, orang tua juga harus menyiapkan baju terusan dengan bukaan atau kancing di bagian depan agar lebih mudah saat akan mengganti pakaian bayi tanpa harus menariknya dengan melewati kepala. 

Pastikan juga bagian bawanya terdapat bukaan agar memudahkan mengganti popok. Bulan-bulan pertama bayi akan lebih sering tidur sehingga baju terusan terasa nyaman digunakan. Untuk baju luaran, sebaiknya menyiapkan sebanyak 5-7 potong. 

          3. Kaos 

Untuk jenis kaos, orang tua dapat membeli model kaos yang memiliki rongga leher dengan ukuran cukup lebar atau memiliki bukaan berupa kancing yang terdapat di bagian pundak dan leher. Model kaos ini bisa memudahkan orang tua ketika akan mengganti kaos untuk bayi dengan melewati kepala tanpa kesulitan. Kaos yang disiapkan bisa sejumlah 5-7 potong.

          4. Piyama atau Baju Tidur 

Jenis baju ini juga wajib dimiliki bayi. Ketika akan membeli piama atau  baju tidur untuk bayi, orang tua harus mempertimbangkan 3 hal yakni kepraktisan ketika popoknya harus diganti saat tengah malam, keamanan dan juga kenyamanan. Pastikan untuk tidak membeli piyama bayi yang memerlukan usaha ekstra saat akan memakaikannya jika tidak ingin kerepotan. 

          5. Soft Booties atau Kaos Kaki 

Untuk mencegah bayi kedinginan, di usia-usia yang masih rentan antara 0-3 bulan, orang tua sebaiknya selalu memakaikan kaos kaki pada bayi saat malam hari. Semakin bertambah usia bayi, orang tua bisa memberikan soft booties yang beralaskan karet untuk bayi ketika ia sudah mulai belajar berjalan.

          6. Celana atau Legging 

Jenis pakaian untuk bawahan ini juga wajib disiapkan oleh orang tua. Model celana atau legging yang dibeli bisa dengan pinggang berkaret supaya lebih mudah dipakaikan ke bayi dan lebih hemat karena bisa melar meskipun berat badan bayi semakin lama semakin berat. Pastikan untuk memilih bahan yang nyaman dan tidak membuat bayi merasa gerah.

 

Bahan Pakaian yang Nyaman untuk Bayi

Kulit bayi sangat sensitif sehingga orang tua harus memilih bahan pakaian dengan tepat agar bayi terhindar dari biang keringat, iritasi, dan gatal-gatal. Bahan pakaian untuk bayi harus diperhatikan sedetail mungkin karena supaya cocok dengan kulit bayi. Pakaian bayi yang direkomendasikan adalah sejuk digunakan di kulit bayi, tidak panas, dan memiliki daya serap yang bagus. 

Berikut beberapa bahan pakaian yang direkomendasikan :

  1. Campuran Katun dan Polyester 

Bahan polyester dengan campuran katun memiliki sifat tahan kerut, mudah kerut, dan harganya lebih murah daripada 100 persen bahan katun. Perawatan pakaian dari bahan ini terbilang mudah sehingga sangat cocok bagi ibu yang memiliki kesibukan bekerja. 

          2. Katun

Tekstur bahan katun sangat lembut sehingga bayi sangat nyaman saat menggunakannya pakaian dari bahan ini. Bahkan, katun termasuk bahan pakaian untuk bayi yang paling banyak dijual di pasaran. Bahan ini mampu menyerap keringat dengan baik.

          3. Campuran Katun dan Spandex 

Bahan katun dengan campuran spandex sangat nyaman digunakan oleh bayi. Bahan ini memiliki sifat yang longgar sehingga bayi lebih mudah bergerak secara nyaman. Oleh karena itu, di pasaran banyak dijual celana bayi dari bahan campuran katun dan spandex ini.

 

Yang Harus Diperhatikan saat Membeli Pakaian Bayi

Sebagian besar orang tua terutama ibu pasti sangat tertarik ketika melihat pakaian bayi dengan motif yang lucu. Namun sebenarnya, ada beberapa hal yang harus diperhatikan ketika akan membeli pakaian bayi antara lain :

  1. Membeli Baju Berdasarkan Berat Terkini Bayi

Ketika berencana membeli baju bayi, orang tua harus mengetahui berat bayi saat ini dan bukan berpatokan pada berapa usianya. Hal ini dikarenakan setiap merek pakaian bayi menjual ukuran yang berbeda sehingga harus disesuaikan dengan berat badan bayi.

          2. Memilih model pakaian yang simpel 

Pakaian bayi memang sangat beragam modelnya, namun sebaiknya orang tua membeli pakaian dengan model yang simpel agar tidak kesulitan saat akan mengganti baju atau popok. Salah satu model pakaian yang direkomendasikan adalah model jumper.

          3. Membeli Celana dengan Model Kaki Tertutup

Saat bayi masih berusia 0-3 bulan, sebaiknya orang tua membelikan model celana yang bagian kakinya tertutup. Model celana seperti itu akan menjaga bayi dari kedinginan terutama ketika malam hari.

 

Tips Menyiapkan Kebutuhan Pakaian Bayi New Born  

Persiapan berbelanja kebutuhan bayi seperti pakaian harus dipersiapkan dengan matang. Sebelum membeli pakaian bayi, ada beberapa tips yang bisa dilakukan antara lain :

  1. Berbelanja Beberapa Bulan Sebelum Kelahiran Bayi 

Untuk menyiapkan persiapan kelahiran bayi seperti membeli pakaian, orang tua sebaiknya membelinya beberapa bulan sebelum mendekati hari perkiraan lahir (HPL). Dalam hal ini, kesehatan ibu dan bayi menjadi prioritas sehingga harus dipertimbangkan waktu belanjanya. 

          2. Berbelanja Sesuai Budget 

Pakaian bayi yang dijual di pasaran memang sangat beragam baik dari segi jenis, motif dan bahannya. Oleh karena itu, orang tua perlu menyiapkan sejumlah budget dan sebaiknya membeli pakaian yang dibutuhkan saja, bukan hanya sekedar lucu.

 

Turut Bergabung dengan Parenting Club 

Dalam hal memilih pakaian untuk bayi, tidak boleh dilakukan sembarangan karena kulit bayi sangat sensitif. Oleh karena itu, orang tua bisa bergabung dengan parenting club. Untuk informasi lebih lengkapnya bisa dicek di website Dr. Brown’s Indonesia. Pada website Dr. Brown’s Indonesia terdapat banyak informasi mengenai pemilihan bahan pakaian yang tepat untuk bayi dan lain sebagainya. 




5 Tips Memilih Pompa ASI Manual Terbaik 2019
Mengapa Botol Susu Dr. Brown's Direkomendasikan oleh Para Dokter Anak?
fungsi pipa-min
Apa Kegunaan Internal Vent System?
Posted in Uncategorized.