Mengatasi Bayi Alergi Susu Sapi

Hingga usia 6 bulan, Si Kecil tidak akan mengalami masalah apapun terkait dengan apa yang masuk ke dalam mulutnya. Namun, begitu makanan pendamping ASI diberikan, alergi pada bayi bisa saja muncul. Bahkan bisa menyebabkan anak merasa tidak nyaman hingga kesakitan.

Untuk menghindari dan juga mengatasi alergi yang terjadi pada anak-anak. Moms, disarankan untuk lebih memahami apa saja alergen atau pemicu alergi yang muncul pada anak. Dengan begitu, masalah alergi pada anak bisa segera diatasi dengan baik dan anak bisa tumbuh dengan sempurna.

Penyebab Alergi pada Bayi

Alergi pada anak tentu tidak akan muncul begitu saja tanpa ada penyebabnya. Umumnya penyebab alergi yang sering muncul adalah beberapa hal berikut ini.

·Genetik atau Turunan dari Orang Tua

Salah satu penyebab alergi pada anak yang sering muncul adalah genetik atau keturunan dari orang tuanya. Apabila ayah atau ibu memiliki alergi tertentu terhadap makanan, kemungkinan besar anaknya juga akan memiliki alergi tersebut meski tidak semuanya akan mendapatkannya.

Sebagai contoh saat Moms memiliki alergi terhadap ayam potong dan juga telur. Saat anak mulai diberi makanan itu mereka akan memiliki gejala alergi yang kurang lebih sama. Misal mereka mulai memiliki gatal di bagian tubuh. Padahal sebelumnya tidak mengalaminya.

Alergi yang terjadi seperti ini memang tidak bisa ditolak karena sudah mengalir dalam DNA mereka. Meski demikian bukan berarti tidak bisa dicegah seperti menghindari alergen sehingga alergi tidak akan muncul dan menyebabkan gangguan pada anak entah itu ringan ataupun berat.

· Lingkungan yang Terlalu Bersih

Banyak yang mengatakan jika lingkungan yang bersih akan membuat anak selalu sehat. Akhirnya banyak sekali orang tua yang membawa anak mereka ke ruangan yang terlalu bersih akan selalu menjaganya setiap saat.

Padahal lingkungan yang terlalu bersih juga bisa berisiko menyebabkan anak memiliki alergi. Hal ini bisa terjadi karena lingkungan yang bersih akan membuat respon daya tahan tubuh menjadi sangat lemah. Apalagi daya tahan tubuh jarang sekali mendapatkan serangan dari patogen sehingga mereka menjadi lebih sensitif.

Itulah kenapa saat anak sudah mulai bergerak orang tua disarankan untuk tidak terlalu melarang anak. Selama tidak terlalu berlebihan orang tua tidak perlu membersihkan anak secara rutin sehingga tubuh akan memiliki daya tahan yang sempurna dan mencegah pembentukan alergi.

·Gangguan Kesehatan Tertentu

Gangguan kesehatan tertentu juga bisa menyebabkan Si Kecil mudah sekali mengalami alergi saat mereka sudah dewasa. Salah satu gangguan kesehatan yang bisa memicu hal tersebut adalah eksim. Gangguan kulit ini ternyata bisa memicu masalah yang cukup besar apabila tidak diatasi.

Respon alergi apabila sudah terlalu tinggi tidak hanya menyebabkan kulit terasa gatal saja. Pada beberapa orang juga bisa memicu terjadinya sesak nafas yang bisa berbahaya apabila tidak segera ditangani. Bahkan bisa memicu terjadinya asma yang tidak bisa disembuhkan.

·Tidak Diberi ASI Eksklusif

Pemberian ASI eksklusif sangat penting karena bisa memberikan nutrisi yang sempurna pada buah hati. Selain itu dari beberapa penelitian yang sudah dilakukan pemberian ASI juga akan mencegah anak mengalami alergi terhadap makanan tertentu.

Itulah kenapa pemberian ASI eksklusif harus dilakukan kepada semua buah hati hingga usia mereka cukup. Dengan begitu, anak tidak akan mengalami gangguan atau masalah apapun saat mereka tumbuh dan akhirnya menjadi dewasa.

Gejala Alergi yang Muncul

Ciri ciri alergi pada anak sebenarnya ada banyak dan orang tua harus mengetahui hal itu. Terkadang anak mengalami alergi tetapi orang tua tidak acuh sehingga kondisi ini semakin berlarut-larut dan mengganggu kesehatan anak.

Untuk mengetahui apa saja ciri atau gejala yang muncul saat anak mulai mengalami alergi, simak selengkapnya di bawah ini.

  • Akan muncul buka ditunggu anak khususnya area bibir.
  • Anak akan mengalami mual dan muntah saat mengonsumsi makanan tertentu.
  • Bagian kulit akan terasa sangat gatal sehingga mereka akan merasa risih bahkan menangis rewel karena sering menggaruk bagian kulitnya hingga lecet.
  • Mengalami bersin berkali-kali bahkan anak juga akan batuk.
  • Ruam merah di kulit bagian tubuh tertentu.
  • Anak menjadi sulit sekali untuk bernafas seperti sesak atau sejenisnya.
  • Pada kondisi yang sudah sangat parah kemungkinan besar anak bisa mengalami pingsan atau kehilangan kesadaran.

Cara Mengatasi Alergi

Alergi bisa saja menimbulkan gejala ringan pada Si Kecil sehingga orang tua merasa tidak perlu melakukan apapun. Padahal jika dibiarkan bisa berjalan cukup parah dan mengganggu aktivitas harian. Untuk mengatasi dan juga mencegah alergi, ada baiknya untuk memperhatikan beberapa hal di bawah ini.

· Mengetahui Alergen

Apabila orang tua sudah memiliki alergi ada baiknya sudah langsung mengetahui apa saja alergi yang bisa muncul pada anak. Orang tua harus memahami juga alergen apa saja yang bisa memicu reaksi alergi dan mengganggu aktivitas anak saat bermain.

Apabila tidak mengetahuinya tetapi orang tua sudah mengetahui jika anak muncul alergi, segera periksakan ke dokter. Biasanya anak akan melalui beberapa tes alergi untuk mengetahui bagaimana respon mereka terhadap jenis makanan tertentu.

Umumnya alergi bisa saja muncul pada beberapa makanan seperti kacang, telur, ayam, susu sapi, dan lainnya.

·  Menghindari Makanan Tertentu

Setelah mengetahui anak memiliki alergi terhadap jenis makanan tertentu. Orang tua bisa langsung menghindari hal itu secara langsung. Lebih baik memasak makanan sendiri di rumah daripada membeli di luar.

Dengan begitu anak akan terhindar dari alergi. Jadi meski sudah mengonsumsi makanan pada apa pun tidak akan membuat mereka masa terganggu.

·Membersihkan Lingkungan Tempat Bermain

Meski anak tidak masalah jika bermain dan tubuhnya menjadi kotor. Orang tua tetap harus menjaga lingkungan tempat mereka bermain dan membersihkannya secara rutin. Mau bagaimanapun lingkungan yang terlalu kotor juga berbahaya pada anak.

Intinya tidak masalah anak mau bermain di manapun selama mereka mengetahui bagaimana batasannya. Misal saat bermain di luar rumah anak harus mengenakan sandal atau tidak boleh memasukkan apapun ke dalam mulut.

4. Menyiapkan Cemilan Sehat

Selalu siapkan cemilan sehat setiap saat sehingga anak-anak meminta mengonsumsi makanan tertentu, Moms bisa langsung memberikannya. Jadi tidak perlu membuat lagi atau membeli.

5. Meresepkan Obat

Apabila kondisi sudah sering muncul bahkan menyebabkan anak sering sesak nafas atau terganggu karena gatal. Sangat disarankan untuk langsung datang ke dokter anak untuk merasakan obat sesuai dengan usia dari Si Kecil. Jika gejala alergi muncul obat itu harus diberikan untuk menghindari gejala yang cukup parah.

Lifestyle_Options_Bottle_Wide-Neck_O16A8869
Apa itu Dr. Brown's Options™ Bottle?
Tips Menyendawakan Bayi
Lifestyle_Gia_Blue_Elephants_O16A1167
5 Tips Memilih Kantong ASI Terbaik 2019
Posted in Uncategorized.