Tips Agar ASI Lancar, Busui Wajib Paham!
Tips agar ASI lancar kini makin sering dipelajari oleh Ibu menyusui. Sejak lahir hingga usia berusia enam bulan, ASI eksklusif diberikan kepada si Kecil. Selama enam bulan tersebut, disarankan untuk memberi si Kecil ASI saja tanpa ada tambahan asupan lain.
Karena ada banyak sekali manfaat bagi bayi jika ASI eksklusif selama enam bulan. Tidak ada asupan lain yang lebih baik dari air susu ibu. Namun ternyata, banyak ibu baru melahirkan yang merasa cemas akan kecukupan produksi ASI untuk anaknya.
Tips Agar Menyusui Lancar
Berikut adalah berbagai cara yang bisa Moms lakukan di rumah agar produksi ASI lancar dan tidak menghambat kegiatan menyusui si Kecil:
1. Membersihkan dan Massage
Ketika Moms memasuki trimester tiga kehamilan, mulailah membersihkan payudara Moms terutama puting agar ASI bisa keluar dengan lancar. Caranya adalah sebelum mandi pijat dan bersihkan dengan baby oil.
Lakukan dengan memilin-milin puting terutama pada bagian lipatan serta ujung-ujung putting. Lakukan hal ini secara rutin. Jangan melakukannya saat usia kehamilan masih muda atau pada trimester pertama karena dapat menyebabkan kontraksi rahim dan resiko keguguran.
2. Berikan ASI setiap 2-3 jam
Bayi yang baru lahir ke dunia memerlukan ASI setiap 2-3 jam, tidak peduli malam atau siang hari. Tubuh wanita dengan alami memproduksi ASI sesuai dengan kebutuhan bayinya. Jadi, bila Moms rutin menyusui setiap 2-3 jam sekali, payudara secara otomatis mengirim sinyal ke otak.
Lalu otak akan memerintah tubuh untuk memproduksi ASI sebanyak kebutuhan si Kecil. Produksi ASI akan bertambah dalam interval 3-7 hari sesuai sinyal tersebut. Sebaliknya, jika kegiatan menyusui tidak konsisten, produksi ASI juga akan berkurang.
3. Memompa Payudara
Salah satu tips agar ASI lancar adalah dengan memompa ASI. Untuk Moms yang baru melahirkan anak pertama dan masih sedikit pengalaman, kesalahan posisi saat menyusui dapat menyebabkan kegiatan menyusui menjadi tidak efektif dan ASI tidak lancar.
Moms bisa menggunakan alat pompa untuk membantu memberikan rangsangan dan stimulasi pada payudara. Memompa dapat membantu mengosongkan ASI agar payudara dapat memproduksi ASI lagi.
ASI yang keluar saat dipompa bisa Moms simpan dalam botol kaca yang telah disteril, ditutup rapat kemudian disimpan pada lemari es. Saat akan memberikannya pada si Kecil rendam terlebih dahulu menggunakan air hangat dan tunggu beberapa saat.
Jika suhunya sudah naik, tuangkan ASI ke botol susu anti kolik. Dr. Brown’s Bottle memiliki teknologi interval vent system yang dapat digunakan sesuai dengan kebutuhan.
Vent system ini berfungsi untuk mencegah gelembung udara yang dapat tertelan oleh bayi. Mencegah gelembung udara tertelan sama saja dengan mengurangi resiko kembung dan kolik pada bayi.
4. Kompres Payudara
ASI yang disisakan si Kecil dalam payudara menyebabkan payudara terasa keras dan resiko rasa nyeri akibat tersumbat. Untuk mengurangi resiko rasa nyeri, Moms bisa mengompresnya menggunakan handuk hangat selama beberapa menit.
5. Konsumsi Makanan Alami Pelancar ASI
Ada banyak makanan alami yang bisa membantu melancarkan ASI diantaranya konsumsi daun katuk serta kacang-kacangan. Lebih baik untuk tidak mengkonsumsi suplemen atau obat-obatan pelancar ASI.
6. Pilih KB yang Tepat
Moms harus bijak memilih KB apa yang bisa digunakan saat menyusui. Pil mini adalah pil KB yang tepat untuk Moms saat menyusui, karena kandungannya tidak berpengaruh terhadap hormone yang digunakan untuk produksi ASI.
7. Cari Posisi Menyusui yang Tepat
Jika saat menyusui si Kecil Mulai merasakan sakit, langkah utama untuk mengatasinya adalah dengan mencari dan mencoba beberapa posisi menyusui yang paling pas. Jika posisi saat menyusui tepat rasa sakit tersebut tidak akan timbul.
8. Menyusui dengan Kedua Sisi
Menyusui Susui si Kecil secara bergantian menggunakan payudara kiri dan kanan. Agar produksi ASI tidak berat sebelah dan berdampak pada keseimbangan bentuk dan ukuran payudara.
9. Hindari Stress
Para Ahli sepakat bahwa stress berdampak pada produksi ASI. Salah satu tips agar ASI lancar yakni ketika si Kecil menyusu hormone oksitosin dalam tubuh akan terangsang dan membuat Moms menjadi rileks serta dapat menghilangkan stress.
10. Menanyakan Pada Ahli
Jika tips-tips yang kami sampaikan masih belum menunjukkan tanda keberhasilan, ada baiknya jika Moms mengunjungi konsultan laktasi sebagai orang yang lebih ahli tentang ASI.
Apa yang Membuat ASI Tidak Lancar?
Pasti banyak diantara Moms yang mengalami masalah menyusui saat awal kelahiran si Kecil. Menjadikannya alasan si Kecil tidak mendapatkan ASI eksklusif yang seharusnya dilakukan sampai usia enam bulan.
Padahal ASI berperan penting dalam perkembangan otak dan kesehatan si Kecil. Ketika ASI tidak lancar atau sulit keluar, jangan langsung berhenti menyusui. Selain menerapkan tips agar ASI lancar, Moms juga perlu cari tahu penyebab ASI Moms ini tidak keluar.
1. Diet Ekstrim
Pasca hamil lalu melahirkan, bentuk tubuh Moms pasti mengalami perubahan dan Moms segera ingin mengembalikannya ke bentuk ideal sebelum kehamilan. Sering kali diet ekstrim menjadi pilihan. Tapi Moms, tahukan itu bukan pilihan yang cukup bijak.
Diet yang ekstrim bisa mengganggu nutrisi yang Moms perlukan, sehingga berdampak pada produksi ASI. Tidak menutup kemungkinan walaupun ASI bisa keluar, bisa saja ASI tersebut tidak cukup kandungan nutrisinya untuk si Kecil.
2. Dehidrasi
Saat menyusui Moms tentu mengeluarkan banyak cairan dari tubuh. Sangat penting untuk menjaga asupan minuman agar Moms tidak mengalami dehidrasi. Jika Moms mengalami dehidrasi maka akan berpengaruh terhadap produksi ASI.
3. Konsumsi Obat Tertentu
Obat yang mengandung jenis bahan tertentu bisa berpengaruh terhadap kelancaran ASI. Jenis obat alergi dan flu sebaiknya Moms hindari saat sedang dalam masa menyusui, karena sering menjadi penyebab ASI tidak keluar. Ini juga menjadi salah satu tips agar ASI lancar.
4. Konsumsi Rempah Berlebih
Tidak semua yang alami termasuk rempah-rempah memiliki pengaruh positif bagi kelancaran ASI Moms. Ada beberapa jenis rempah yang justru menjadi penyebab ASI tidak lancar seperti oregano, perasan lemon, hingga peterseli.
5. Penggunaan KB yang Tidak Tepat
Pil Atau suntik KB mengandung hormone yang bisa mempengaruhi kelancaran produksi ASI. Sebaiknya selama empat bulan pertama menyusui tidak menggunakan KB jenis hormonal. Moms bisa menggunakan KB non hormonal seperti kondom.
6. Tidak Menyusui Saat Malam
Kegiatan seharian yang menguras energi tentunya membuat Moms malas untuk bangun pada malam hari hanya sekadar untuk memberikan ASI pada si Kecil. Apalagi kalau si Kecil sama pulasnya. Padahal saat malam hari kadar hormon prolaktin dalam tubuh meningkat.
Hormone prolaktin memicu payudara untuk memproduksi ASI. Namun jika Moms tidak menyusui pada malam hari, hormone ini akan mengendap dan justru menghambat produksi ASI setelahnya.
Menjadi orang tua terlebih seorang Ibu memang sebuah tantangan dalam hidup Moms. Apalagi wanita karir mandiri yang merangkap sebagai Ibu Rumah Tangga. Tapi dengan melihat perkembangan si Kecil disetiap langkahnya jadi kepuasan bagi diri sendiri ya Moms.









