MPASI untuk Menambah Berat Badan Bayi

Tidak ada orang tua yang ingin bayinya tumbuh dengan berat badan yang kurang. Akan tetapi, terkadang bayi sulit makan ketika sudah memasuki masa MPASI, terutama saat giginya sedang tumbuh. Dalam kondisi sulit makan, menyebabkan berat badan bayi tidak sesuai dengan usianya. Moms perlu memberikan MPASI yang dikreasikan khusus agar berat badan si Kecil menjadi ideal.

 

Syarat Pemberian MPASI yang Baik untuk Si Kecil

Dalam memberikan MPASI untuk bayi berusia minimal 6 bulan, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi supaya berat badan bayi tidak terlalu berlebihan dan tidak terlalu kurang. Menurut WHO, MPASI harus diberikan pada bayi pada waktu yang tepat. Jika Moms sudah memberikan ASI ekslusif hingga bayi berusia 6 bulan, maka setelahnya Moms harus mulai mengenalkan makanan padat.

 

Makanan padat tersebut harus disesuaikan teksturnya menyesuaikan usia bayi serta kemampuan bayi dalam memakannya. Karena di usia 6 bulan, memberikan ASI saja sudah tidak mampu memenuhi kebutuhan nutrisi untuk tumbuh kembang bayi. Makanan yang diberikan untuk bayi melalui MPASI harus memiliki kandungan gizi dan nutrisi yang dibutuhkan si kecil.

 

MPASI harus mampu mencukupi kebutuhan mikronutrien dan zat gizi makro pada bayi. Selain itu, dalam memberikan MPASI pada si Kecil, Moms harus benar-benar hati-hati supaya bayi tidak tersedak. Semakin bertambah usia si Kecil, Moms bisa mencoba memberikan MPASI pada bayi yang sudah bisa makan sendiri dengan menggunakan perlengkapan makan yang higienis.

 

Teori 4 Kuadran yang Bisa Diterapkan dalam Pemberian MPASI

Salah satu syarat pemberian MPASI yakni makanan yang diolah haruslah memiliki kandungan gizi dan nutrisi yang banyak dibutuhkan si Kecil dalam masa pertumbuhan dan perkembangannya. Moms bisa memberikan MPASI dari bahan makanan yang mengandung 4 hal yakni lemak, sayuran atau buah-buahan, protein, dan karbohidrat. Keempat hal tersebut merupakan kandungan dasar untuk MPASI.

 

Sumber lemak bisa didapatkan dari margarin, santan, minyak, dan lain-lain. Sumber protein bisa didapatkan dari telur, ikan, daging, dan ayam. Sumber karbohidrat bisa didapatkan dari bihun, nasi, roti, mie, dan kentang. Memberikan asupan gizi melalui MPASI yang mengandung lemak sangat penting untuk mendukung penyerapan vitamin larut lemak dan menyumbang asam lemak esensial.

 

Lemak juga berfungsi dalam menguatkan fungsi sensorik si Kecil dan meningkatkan kandungan energi yang terdapat dalam makanan. Asupan zat gizi lemak bisa diberikan pada bayi menggunakan minyak sayur pada makanan MPASI. Selain lemak, kandungan zat besi juga berperan penting dalam tumbuh kembang bayi karena dapat mendukung proses pembentukan fungsi dan struktur pada otak bayi.

 

Asupan zat besi yang kurang dapat menyebabkan gangguan pada fungsi dan struktur otak pada bayi. Sehingga Moms harus selalu teliti dalam memberikan MPASI untuk si Kecil dengan melihat kandungan zat gizi apa saja yang terdapat dalam bahan makanan tersebut. Kekurangan asupan zat gizi akan berdampak pada berat badan bayi.

 

Pedoman Memberikan MPASI agar Gizi Bayi Seimbang

Ketika memberikan MPASI untuk pertama kalinya, tidak sedikit Moms yang kebingungan akan memberikan menu tunggal atau menu campuran untuk si Kecil. Menu tunggal yakni Moms hanya memberikan MPASI dari satu jenis makanan dalam beberapa waktu secara berturut-turut. Sedangkan menu campuran yakni Moms harus menggabungkan berbagai bahan makanan untuk MPASI si Kecil.

 

Agar gizi bayi seimbang, sebaiknya pemberian menu MPASI divariasikan dengan bahan makanan yang berbeda. Karena kebutuhan gizi harian si Kecil tidak akan cukup jika Moms hanya memberikan satu jenis makanan saja. Bayi yang dikenalkan dengan berbagai variasi menu MPASI akan lebih mudah beradaptasi terhadap makanan baru. Sehingga gizi dan nutrisi pada bayi akan selalu terpenuhi.

 

MPASI untuk bayi harus mengandung mineral, vitamin, lemak, protein, dan karbohidrat supaya kebutuhan gizinya seimbang. Hal tersebut sesuai dengan anjuran Kementerian Kesehatan RI. Di masa MPASI, bayi harus mulai dikenalkan dengan makanan bergizi selain ASI dan teksturnya harus disesuaikan usianya. Moms juga perlu memberikan selingan berupa cemilan untuk bayi.

 

Pemilihan makanan dan pola makan saat masa MPASI bisa berpengaruh terhadap selera makan si Kecil sampai ia beranjak dewasa nanti. Sehingga Moms lebih baik memberikan variasi makanan untuk MPASI sejak dini agar bayi terhindar dari kebiasaan pilih-pilih makanan dan susah makan yang dapat berdampak pada masalah kekurangan gizi.

 

Angka Kecukupan Gizi atau AKG Harian Bayi dalam Masa MPASI

Memberikan MPASI pada bayi harus dilakukan secara bertahap, mulai dari tekstur makanan yang lembek atau lumat hingga tekstur yang kasar dan keras dengan menyesuaikan perkembangan usianya. Dengan tekstur yang bertahap, maka bayi akan belajar mengenali makanan dengan baik. Selain itu, bayi dapat mengunyah, menelan dan mencerna makanan tanpa takut tersedak,

 

Pemberian MPASI dapat disesuaikan dengan jadwal MPASI harian sebanyak 3 kali dalam sehari supaya kebutuhan gizinya terpenuhi. Moms harus memperhatikan porsi pemberian MPASI serta komposisinya yang terdiri dari beragam jenis makanan sehat. Hal tersebut bertujuan supaya bayi tidak kekurangan zat gizi tertentu dan tumbuh kembangnya berjalan secara optimal.

 

Kebutuhan zat gizi makro harian untuk si Kecil antara lain air 800 ml, energi 725 kkal, protein 18 gr, karbohidrat 82 gr, serat 10 gr, dan lemak 36 gr. Sedangkan kebutuhan zat gizi mikro hariannya berupa vitamin dan mineral antara lain vitamin K 10 mcg, vitamin D 5 mcg, vitamin A 400 mcg, vitamin E 5 mg, zat besi 7 mg, natrium 200 mg, fosfor 250 mg, kalsium 250 mg, kalium 700 mg, dan magnesium 55 mg.

 

Resep MPASI yang Dapat Menambah Berat Badan Si Kecil

Supaya kebutuhan gizi terpenuhi setiap harinya dan dapat mengejar ketertinggalan berat badan untuk bayi sesuai usianya, maka Moms bisa memberikan beberapa varian resep MPASI yang bisa menambah berat badan si kecil. Salah satunya adalah bubur kentang. Untuk membuatnya, Moms perlu menyiapkan ¼ bawang bombay, 100gr kentang, daun seledri, 50gr ikan kakap, tulang ayam dan wortel.

 

Moms juga perlu menyiapkan 50gr brokoli, daun salam, dan air secukupnya. Cara mengolahnya yakni dengan merebus tulang ayam bersama sayuran sampai airnya surut dan tercium aroma kaldu ayam. Masukkan potongan brokoli, ikan, dan kentang ke dalam air kaldu, rebus sampai lunak. Setelah semuanya matang, blender semua bahan supaya halus dan tercampur rata.

 

Dengan memberikan MPASI yang sesuai dengan pedoman AKG atau Angka Kecukupan Gizi harian untuk si Kecil, maka berat badan si Kecil tidak akan mengalami kekurangan. Selain memberikan makanan utama, Moms juga perlu menyajikan cemilan di sela-sela pemberian makanan utama agar kebutuhan gizi si kecil seimbang. Dengan begitu, tumbuh kembang bayi dapat berjalan dengan optimal.

Lifestyle_Options_Bottle_Wide-Neck_O16A8869
Apa itu Dr. Brown's Options™ Bottle?
Tips Menyendawakan Bayi
Lifestyle_Gia_Blue_Elephants_O16A1167
5 Tips Memilih Kantong ASI Terbaik 2019