Bahaya Menyusui Sambil Berbaring

Menyusui bayi dengan posisi berbaring memang menjadi sebuah cara yang paling nyaman bagi ibu menyusui. Selain moms bisa sekaligus dengan istirahat, posisi ini juga tidak membuat tangan terlalu pegal karena menahan bayi. Tapi tahukah moms bahwa ada bahaya menyusui sambil berbaring?

Posisi menyusui yang nyaman, secara tidak langsung akan berpengaruh pada ASI yang diproduksi. Tubuh yang rileks akan membuat ASI lebih lancar dan bayi merasa puas ketika menyusu. Pada posisi berbaring ini, moms perlu berhati-hati agar bayi juga merasa nyaman dan tidak terjadi cedera. 

Bahaya Menyusui Sambil Berbaring

Dalam Journal of Pediatric and Child Health dijelaskan bahwa, ketika bayi menyusu dalam posisi berbaring miring dapat dikhawatirkan bisa menyebabkan terjadinya infeksi telinga. Beberapa bahaya lainnya yang mungkin bisa terjadi ketika menyusui sambil berbaring antara lain.

  • Hidung Tertutup Payudara

Bahaya menyusui sambil berbaring yang pertama adalah bisa menyebabkan tertutupnya hidung dengan payudara moms. Apalagi jika moms memiliki ukuran payudara yang cukup besar, maka kemungkinan payudara menutup hidung lebih tinggi.

Pada posisi berbaring ini. payudara akan menutup hidung bayi sehingga membuat si kecil sulit bernapas. Terkadang hal tersebut terjadi tanpa disadari oleh para ibu. Bahkan ada ibu yang mengira jika si kecil tertidur. 

 

Apabila moms mulai merasa mengantuk ketika sedang menyusui si kecil, lebih baik mengubah posisi menyusui agar lebih aman. Hal tersebut dilakukan untuk meminimalisir risiko yang mungkin saja terjadi ketika lalai dalam menyusui.

  • ASI Masuk ke Telinga

Posisi berbaring miring pada saat menyusui, bisa menyebabkan ASI yang dihisap bayi mengalir dari pipi hingga masuk ke bagian telinganya. Kondisi ini akan membahayakan apabila tidak teratasi atau tidak diketahui oleh moms.

Alasannya adalah, virus dan bakteri akan masuk dan mulai berkembang biak didalam telinga. Lambat laun hal ini akan menyebabkan terjadinya risiko infeksi pada telinga. Si kecil akan merasakan nyeri yang membuatnya sangat tidak nyaman.

  • Bayi Terjatuh

Jika moms ingin menyusui dengan posisi berbaring, usahakan untuk berbaring pada tempat yang aman. Misalnya ranjang atau kasur yang cukup lega. Ketika moms menyusui dengan posisi menyamping di sofa dan tanpa penjagaan, bisa saja bayi akan terjatuh.

Meskipun hal tersebut mungkin terjadi secara tidak sengaja, namun tetap saja sangat membahayakan. Usahakan menyusui dengan kondisi yang aman dan selalu dalam pengawasan. Bayi yang banyak bergerak perlu pengamanan lebih ketat dan waspada.

  • Bayi Mengalami Kolik

Pada saat bayi menyusu, apabila pelekatan terjadi tidak sempurna maka akan menimbulkan kolik. Si kecil akan banyak menelan udara ketika sedang menghisap puting, akibatnya perut menjadi tidak nyaman dan bayi akan menjadi rewel.

Moms bisa memberikan ASI perah dengan menggunakan botol susu anti kolik Dr. Brown’s. Kolik pada bayi ini harus segera diatasi agar bayi bisa menyusu kembali dengan nyaman. Ketahui penyebab kolik  https://drbrowns.id/kolik-pada-bayi-apa-penyebabnya-dan-bagaimana-mengatasinya/.

Posisi Menyusui Sambil Berbaring

Meskipun ada bahaya menyusui sambil berbaring, tapi Moms jangan khawatir. Jika tetap ingin menyusui sambil berbaring, Moms harus mengetahui tentang cara dan langkah-langkah secara tepat. 

Dengan posisi yang benar maka akan mencegah resiko fatal yang mungkin bisa saja terjadi. Beberapa panduan menyusui sambil berbaring yang tepat antara lain.

  • Posisi Berbaring (Laid-Back)

Dengan melakukan posisi laid back ini, proses menyusui akan terasa lebih santai. Alasannya adalah posisi ini mudah dipelajari dan membuat moms merasa lebih nyaman. Posisi ini juga tepat digunakan pada saat melakukan IMD atau inisiasi menyusui dini ketika bayi lahir.

Laid- back ini menjadi salah satu posisi terbaik ketika harus merawat bayi yang lahir prematur, bayi kembar, serta bayi yang kesulitan menyusui. Jika moms ingin mencoba menyusui dengan posisi ini, bisa mengikuti cara berikut.

  • Berbaringlah di tempat tidur, kursi, atau sofa dengan rileks.
  • Agar lebih nyaman, gunakan bantal untuk menopang bagian punggung, lengan, dan leher. Tempatkan juga bantal pada bagian kaki agar tidak terjadi nyeri punggung.
  • Posisikan perut si kecil hingga menyentuh bagian perut moms. Kemudian biarkan kepala bayi menengadah ke arah atas.
  • Sejajarkan hidung si kecil dengan puting. Alasannya adalah agar si kecil mampu mencium dan merasakan ASI di area tersebut.
  • Ketika bayi menggerakkan kepala maju dan mundur, kemudian mulutnya mulai terbuka, posisikan putih ke arah mulut bayi untuk dilakukan perlekatan dengan benar.
  • Selama proses menyusui berlangsung, peluk punggung bayi dengan menggunakan lengan.
  • Posisi Miring (Side-Lying)

Posisi side-lying ini juga menjadi salah satu posisi menyusui sambil berbaring yang sering dilakukan oleh para ibu. Biasanya posisi ini banyak dipilih oleh ibu yang menjalani persalinan secara operasi caesar, mengalami kelelahan, dan payudara besar. Cara melakukan side lying ini adalah.

  • Buatlah tubuh moms lebih rileks, kemudian berbaringlah di kasur, sofa, atau kursi yang nyaman.
  • Memiringkan tubuh ke salah satu sisi baik kanan maupun kiri.
  • Gunakanlah bantal untuk diletakkan pada bagian bawah kepala atau di antara lutut agar lebih merasa nyaman.
  • Pastikan pinggul dan punggung moms pada posisi lurus untuk mengurangi risiko sakit punggung. Tekuklah lutut hingga merasa lebih nyaman.
  • Letakkan si kecil di samping moms. Perhatikan posisi tubuh bayi dan kepalanya agar mengarah pada payudara.
  • Gunakan lengan sebagai penopang kepala bayi. Apabila dibutuhkan, bisa ditambahkan bantal di belakang tubuh di kecil untuk menjaganya agar tidak terguling atau terjatuh.
  • Sejajarkan mulut bayi dengan posisi puting. Pastikan pelekatan mulut dengan puting dapat terjadi dengan sempurna. Hal ini akan memudahkan bayi untuk mengisap dengan lebih nyaman.
  • Apabila mengalami kesulitan dalam pelekatan, gunakanlah jari moms untuk memutuskan isapan bayi, kemudian coba lakukan perlekatan kembali.

Manfaat Menyusui Sambil Tiduran

ASI adalah asupan yang sangat penting dalam kehidupan bayi. Selama si kecil belum mendapatkan makanan tambahan, ASI menjadi satu-satunya sumber nutrisi. Proses menyusui menjadi sangat penting dan harus dilakukan dalam kondisi nyaman. Manfaat yang bisa didapatkan dari pemberian ASI antara lain.

  • Memperlancar Aliran ASI

Posisi menyusui dengan berbaring, bisa membuat aliran ASI menjadi lancar dan cepat ketika dihisap oleh bayi. Dengan aliran ASI yang lancar ini, si kecil akan merasa lebih nyaman dan tenang selama menyusu.

  • Meredakan Nyeri Punggung

Menyusui dengan berbaring, dapat meminimalisir terjadinya risiko sakit punggung. Biasanya nyeri punggung ini dapat terjadi ketika moms menyusui sambil duduk. Posisi berbaring juga bisa meredakan nyeri punggung yang mungkin telah moms alami.

  • Membangun Bonding dengan Si Kecil

Menyusui dengan posisi berbaring atau tiduran, membuat tubuh si kecil dan juga moms menjadi lebih rileks dan santai. Kondisi ini menjadi momen yang pas untuk bisa membangun bonding dan menghabiskan waktu yang berkualitas dengan si kecil.

Pada dasarnya tidak ada aturan baku bagaimana posisi yang harus dilakukan ketika menyusui. Selama moms dan si kecil nyaman dan aman, silahkan digunakan termasuk sambil berbaring. Hanya saja jangan mengabaikan bahaya menyusui sambil berbaring yang mungkin bisa menimbulkan akibat yang fatal.





Dr. Brown's botol susu wide neck
Apa itu Dr. Brown's Options™ Bottle?
Tips Menyendawakan Bayi
Lifestyle_Gia_Blue_Elephants_O16A1167
5 Tips Memilih Kantong ASI Terbaik 2019
Posted in Uncategorized.