Yuk Tengok Jam Tidur Bayi Sesuai Usianya

Jam tidur bayi kerapkali membuat moms kaget. Apalagi moms yang baru memiliki bayi untuk pertama kalinya. Sejak dalam kandungan, bayi lebih banyak menghabiskan waktu siangnya untuk tidur dan bayi akan lebih aktif pada malam hari. Saat bayi lahir ke dunia, kebiasaan tersebut terbawa. Butuh waktu beberapa bulan sampai akhirnya pola tidur bayi mirip dengan orang dewasa. Meski efeknya, moms mau tak mau harus rela jam tidur malamnya berkurang karena bayi yang kerap terjaga di malam hari. Sebenarnya, bagaimana pola tidur bayi yang normal dan apakah jam tidurnya akan berubah seiring pertambahan usianya?

 

Bagaimana Normalnya Pola Tidur Bayi?

Menjadi seorang moms adalah sebuah tantangan. Saat moms menjalani kehamilan, makin besar kandungan, moms juga tak pernah bisa tidur dengan nyenyak. Kini saat moms sudah melahirkan, tidur malam dengan nyenyak hanya sebatas wacana saja karena pada kenyataannya bayi yang baru lahir akan membuat moms sering bangun pada tengah malam. Aktivitas bayi memang lebih banyak digunakan untuk tidur. Bayi bangun hanya karena ia merasa lapar atau buang air saja. Normalnya, bayi akan tidur selama 8 jam di siang hari dan 8 jam di malam hari. Meski bayi banyak menghabiskan waktunya untuk tidur, pada malam hari bayi akan sering bangun dan menangis. Hal itu disebabkan karena lambungnya yang masih kecil belum bisa menampung ASI dalam jumlah banyak sehingga bayi mudah sekali merasa lapar.

 

Jam Tidur Bayi Menurut Usianya

  1. Usia 0-2 Bulan

Pada awal kelahirannya, kerjaan bayi hanyalah tidur. Jam tidur bayi berkisar antara 12 sampai 14 jam. Meski hobinya tidur, bayi seringkali tiba tiba terbangun. Setiap kali terbangun seringkali ia menangis dan saat moms menyusuinya, bayi akan langsung diam dan kembali tidur. Memang pada usianya yang masih belum menginjak 1 bulan, bayi mudah sekali bangun. Ia bisa bangun setiap 1 jam atau 2 jam sekali untuk menyusu. Terbilang normal, karena menurut ahli, bayi pada awal kelahirannya akan menyusu 10 sampai 12 kali sehingga moms bisa beradaptasi dengan kebiasaan bayi tersebut.

Pada saat usianya memasuki 2 bulan, sebenarnya jam tidur bayi belum begitu berubah masih terbilang sama saja. Ia tetap menyukai yang namanya tidur tetapi ia juga tetap sering terbangun. Pada siang hari, bayi akan tertidur kira kira 8 jam dan di sela sela 8 jam tersebut, pastinya bayi akan beberapa kali bangun untuk menyusu. Pada malam hari, bayi akan tidur mulai jam 10 malam. Tetapi selang beberapa jam, moms harus siap karena bayi juga akan terbangun karena ia merasa lapar dan hal tersebut pastinya akan berulang setiap malam.

  1. Usia 2-4 Bulan

Perubahan jam tidur bayi akan terlihat saat usianya 2 bulan sampai 4 bulan. Bayi akan menghabiskan harinya dengan tidur selama 13 jam saja. Meski bayi juga masih sering terbangun tetapi durasi tidur nyenyaknya terbilang lebih lama dibandingkan ketika ia baru saja lahir ke dunia. Di kisaran usia 2 sampai 4 bulan, bayi sudah mukai belajar untuk tidur malam lebih lama. Kebiasaan bayi tersebut pastinya merupakan kabar gembira untuk moms karena itu artinya moms bisa merasakan tidur lebih nyenyak pada malam hari.

Bayi usia 2-4 bulan sering tidur siang dengan durasi 2 sampai 3 jam. Barulah nanti, ia terbangun untuk meminta moms menyusuinya. Sedangkan pada malam hari, bayi bisa tidur lebih awal sekitar jam 9 malam. Normalnya, bayi usia 2-4 bulan akan tidur malam dengan durasi 5 sampai 8 jam dan nantinya akan beberapa kali bangun jika ia merasa lapar. Moms sebagai ibunya, moms bisa memberikan beberapa stimulasi supaya tidur bayi lebih nyenyak. Saat bayi belum tidur, alangkah baiknya moms memandikannya terlebih dahulu. Setelah mandi, moms bisa menyusuinya. Jika bayi belum juga tidur, moms bisa mengajaknya ngobrol atau membacakan dongeng untuk si kecil.

  1. Usia 4-6 Bulan

Semakin bertambah usia bayi, nalarnya juga semakin bagus. Pada usia 4 sampai 6 bulan bayi sudah mulai membuat moms tidak bergadang di malam hari. Bayi bisa menghabiskan malamnya untuk tidur sampai pagi menjelang. Setidaknya, bayi usia 4 sampai 6 bulan dapat tidur 5 jam di malam hari tanpa mereka terbangun. Beberapa diantara mereka juga masih ada yang terbangun untuk minum, palingan hanya satu atau 2 kali saja. Sehabis menyusu, mereka juga tidak akan rewel dan langsung tidur. Pintarnya lagi, beberapa bayi di usia ini bisa tertidur sendiri tanpa moms harus menggendongnya. Bayi akan terlelap dalam box atau kamarnya saat bayi merasa ngantuk.

Namun pada usia 4 sampai 6 bulan bayi terkadang mengalami kesulitan tidur sehingga membuatnya rewel. Beberapa hal yang bisa membuatnya susah tidur adalah durasi tidur siang yang terlalu lama. Moms bisa melihat bayi. Apabila ia tidak mau tidur tetapi tidak rewel, itu pertanda bahwa bayi tidur siang terlalu lama dan pada malam hari, ia tidak bisa memejamkan mata. Tetapi jika bayi rewel tetapi tidak mau tidur. Moms bisa kembali memeriksa kenyamanan bayi. Moms bisa mengganti popoknya, membersihkan kamarnya, mematikan tv, meredupkan lampu kamar atau memeriksa suhu kamar. Dengan begitu, bayi segera tidur terlelap di malam hari.

  1. Usia 6-12 Bulan

Pada usia 6 sampai 12 bulan, bayi sudah mulai bisa beradaptasi dengan siang atau malam. Padq siang hari, mereka hanya akan tidur dengan durasi 1 sampai 2 jam saja. Barulah pada malam harinya, bayi akan tidur lebih lama. Bahkan sampai pagi pun bayi pun tidak akan terbangun. Semakin besar usianya, pola tidurnya sudah mulai seperti orang dewasa. Bayi bisa mulai tidur jam 8 malam dan bisa sampai 12 jam ia menghabiskan malamnya. Saat mau tidurpun, bayi hanya butuh waktu sekitar 30 menit untuk memejamkan mata. Bayi tidak akan rewel dan ada pula yang sudah bisa tidur tanpa bantuan moms. Jadi, moms perlu mensyukurinya.

  1. Usia di Atas 12 Bulan

Tentu saja karena usianya sudah lebih dari 1 tahun, kualitas tidur bayi juga semakin baik. Pada siang hari, bayi hanya akan tidur sekali atau 2 kali saja. Durasinya pun tidak akan lama palingan hanya satu sampai 2 jam saja. Barulah nanti, pada malam hari bayi bisa terlelap sampai pagi hari. Durasi normal tidur malam bayi usia di atas 12 bulan maksimal 14 jam. Kalaupun misalnya bayi terbangun, ia pun tidak akan rewel dan dapat kembali tidur dengan cepat tanpa harus menganggu jam tidur moms.

 

Cara Membuat Jam Tidur Bayi Lebih Panjang

Permasalahan jam tidur bayi kerap terjadi pada usia bayi kurang dari 6 bulan. Hal tersebut tentunya juga akan berimbas pada waktu tidur moms. Cara yang bisa moms lakukan untuk membuat bayi tidur lebih lama adalah memperhatikan kenyamanan bayi sebelum tidur. Moms bisa mengganti popok bayi, mengecek suhu kamar bayi, meredupkan lampu bayi, memberikan suasana tenang pada bayi dengan tidak membiarkan bayi mendengar suara yang berisik, dan memastikan bayi sudah tenang. Ketika moms mau melakukan beberapa hal tersebut, pastinya jam tidur bayi setidaknya tak akan membuat moms mengantuk berat. Semoga bermanfaat!

Dr. Brown's botol susu wide neck
Apa itu Dr. Brown's Options™ Bottle?
Tips Menyendawakan Bayi
Lifestyle_Gia_Blue_Elephants_O16A1167
5 Tips Memilih Kantong ASI Terbaik 2019