MPASI Telur untuk Kesehatan Si Kecil

Telur mengandung nutrisi yang baik untuk kesehatan si kecil. Selain mudah diolah, telur juga mudah didapatkan sehingga menjadi salah satu bahan favorit bagi Moms untuk MPASI si kecil. Bagian dari telur yang banyak mengandung nutrisi adalah bagian kuning telurnya. Kuning telur berperan penting dalam membantu memenuhi kebutuhan gizi pada si kecil di masa pertumbuhannya.

 

Telur Sebagai Sumber Gizi yang Berasal dari Hewani

Di usia bayi 0-12 bulan, pertumbuhannya begitu cepat sehingga bayi memerlukan asupan makanan terbaik agar kebutuhan nutrisinya terpenuhi. Dalam rentang usia tersebut, perkembangan bayi yang cepat disebut sebagai periode emas dan sekaligus sebagai periode kritis. Karena di masa inilah tumbuh kembang bayi dipengaruhi oleh asupan gizi dari makanan yang dikonsumsi.

 

Jika nutrisi dalam asupan makanan tidak terpenuhi dengan optimal, maka tumbuh kembang bayi akan terganggu. Ketika bayi berumur kurang dari 6 bulan, asupan gizi didapatkan dari ASI. Kualitas ASI dipengaruhi dari minuman dan makanan yang dikonsumsi oleh Moms. Di masa tersebut, ASI besar manfaatnya karena dapat mencegah resiko serangan penyakit dan sebagai daya tahan tubuh bayi.

 

Ketika bayi menginjak usia 6 bulan, Moms harus memberikan makanan pendamping berupa MPASI yang berasal dari berbagai varian makanan bergizi seperti sayuran, buah, bubur, dan lain sebagainya. Dalam hal ini, bayi juga membutuhkan asupan makanan yang bersumber dari hewani seperti kuning telur. Di masa pertumbuhan bayi, kuning telur berperan penting dalam memenuhi kebutuhan gizinya.

 

Kandungan yang Terdapat dalam Telur

Bagian kuning telur mengandung lemak dan kolesterol sehingga jarang dikonsumsi oleh orang tua. Akan tetapi, justru kandungan tersebut cukup baik untuk tumbuh kembang bayi karena mengandung zat besi, kalsium, asal lemak, dan vitamin. Selain itu, setiap butir telur juga mengandung 6gr protein, 70 kalori, vitamin B12, folat, riboplavin, selenium, fosfor, dan 250mg kolin.

 

Kandungan protein dalam telur termasuk tinggi namun sangat bermanfaat untuk mendukung bayi di masa pertumbuhannya. Telur dianggap sebagai sumber protein untuk si kecil yang baik karena memiliki tekstur lembut dan mudah diolah. Banyak Moms yang khawatir dengan adanya resiko alergi yang ditimbulkan dari telur untuk MPASI si kecil, padahal sebenarnya hal tersebut tidak sepenuhnya benar.

 

Justru dengan adanya penundaan dalam pemberian makanan dengan potensi alergi seperti ikan, selai kacang, susu, atau telur malah akan meningkatkan resiko alergi terbentuk di saat bayi sudah bertumbuh menjadi anak-anak. Asal cara pengolahannya tepat, Moms tidak perlu takut untuk memberikan telur sebagai MPASI si kecil karena kandungannya sangat baik untuk masa pertumbuhannya.

 

Tips Mengenalkan MPASI Telur pada Si Kecil

Dalam mengenalkan telur untuk MPASI si kecil, Moms bisa memulainya ketika si kecil berusia 7 bulan. Di usia tersebut, bayi harus mengonsumsi protein dua kali dalam sehari dengan porsi sebanyak 1-2 sendok makan. Ketika baru mengenalkannya pada si kecil, Moms bisa menambahkan porsinya satu persatu secara perlahan. Sehingga Moms bisa melihat ada atau tidaknya reaksi potensi gejala alergi. 

 

Moms bisa mencoba cara mengenalkan telur untuk bayi melalui MPASI di hari pertama. Lalu tunggu selama empat hari sebelum Moms menambahkan makanan baru untuk MPASI si kecil. Setelah si kecil diberikan MPASI dari bahan telur dan Moms melihat adanya reaksi alergi pada bayi, maka segeralah memeriksakan ke dokter. Tahapan pertama dalam mengenalkan telur adalah memberikan kuning telur.

 

Manfaat Telur untuk MPASI

Kuning telur mudah dicerna oleh bayi. Kandungannya pun bergizi dan bernutrisi untuk kesehatan tubuh bayi. Telur kerap dipilih oleh Moms sebagai bahan makanan untuk MPASI karena selain mengandung nutrisi yang bermanfaat, telur juga mudah dicari dan cara mengolahnya pun mudah. Ada beberapa manfaat yang diperoleh jika Moms memberikan telur untuk MPASI si kecil:

  • Menjaga pencernaan dan ketahanan tubuh

Ketahanan tubuh si kecil terjaga dengan adanya kandungan mineral yang terkandung di dalam telur. Kandungan mineral tersebut berupa selenium, zat besi, dan zinc yang dapat membantu meningkatkan sistem imunitas tubuh.

 

Selain itu, asam folat dalam telur yang didukung potasium dan protein juga bermanfaat dalam merawat dan memproduksi sel-sel tubuh. Putih telurnya mengandung glycoprotein yang membantu merawat organ pencernaan.

 

  • Menjaga kesehatan mata

Kuning telur mengandung antioksidan yang berperan penting dalam melakukan proteksi mata dari adanya bahaya paparan cahaya. Selain itu, kuning telur juga mengandung zeaxanthin dan lutein yang mampu melindungi mata bayi dari adanya resiko rabun di masa depan.

 

  • Membantu memperbaiki fungsi liver

Kandungan sulfur yang terdapat dalam telur berperan dalam membantu memperbaiki fungsi liver dan melakukan penyerapan vitamin B12. Sulfur juga memiliki peran dalam mendorong produksi kolagen dan keratin yang bermanfaat untuk pertumbuhan rambut dan kuku bayi. Hal ini berguna untuk bayi yang terbiasa menggigit kuku supaya kuku tidak rusak lebih parah.

 

  • Menjaga kesehatan jantung

Dengan mengonsumsi telur, bayi akan terhindar dari resiko stroke, penyumbatan darah, penyakit jantung koroner, dan juga serangan jantung. Kandungan omega 3 pada telur berperan penting dalam mengurangi peradangan dalam tubuh dan bermanfaat untuk kesehatan jantung. Khasiatnya akan terasa saat ini dan juga ketika nanti bayi sudah beranjak dewasa.

 

  • Membantu perkembangan otak

Kuning telur mengandung kolin dan kolesterol yang berperan penting dalam membantu perkembangan otak. Kolin membantu dalam mengatur sistem kardiovaskular, mengurangi peradangan, dan memperbaiki fungsi neurologis. Sementara kolesterol membantu meningkatkan asam empedu dengan memproduksi hormon dan mengolah lemak.

 

Resep MPASI Telur

Telur sangat mudah diolah dan pasti disukai oleh bayi asalkan cara pengolahannya tepat. Namun pemberiannya harus disesuaikan dengan pedoman yang benar supaya ada atau tidaknya reaksi alergi pada bayi. Berikut beberapa resep MPASI yang mudah diolah:

  • Scrambled egg

Untuk membuat scrambled egg, Moms perlu menyiapkan bahan-bahan seperti ½ cangkir oatmeal, 1 kuning telur, dan buah serta sayur yang sudah dimasak dengan porsi secukupnya. Cara mengolahnya yakni dengan memisahkan kuning telur yang masih mentah, lalu campurkan dengan ½ cangkir oatmeal dan buah atau sayur. Orak-arik campuran tersebut hingga matang. Kemudian jika dirasa ada bagian yang masih besar, Moms bisa memotongnya ke dalam porsi yang lebih kecil.

 

  • Bubur telur

Moms perlu menyiapkan sejumput kaldu ayam, 4 sendok makan nasi, dan 1 kuning telur. Cara mengolahnya yakni rebus kuning telur, lumat nasi dengan kaldu dalam blender sampai lembut. Tuang nasi ke dalam rebusan kuning telur dan masak. Tuang pada mangkuk dan sajikan.

 

Kesimpulannya, MPASI telur sangat direkomendasikan untuk diberikan pada bayi namun dengan cara diberikan perlahan-lahan. Telur mempunyai manfaat besar untuk kesehatan tubuh bayi karena kandungan nutrisi dan gizinya tinggi. Selain itu, telur juga mudah dicari di pasar tradisional maupun supermarket. Cara mengolahnya pun tidak sulit, asal dilakukan sesuai dengan pedoman yang benar.

Dr. Brown's botol susu wide neck
Apa itu Dr. Brown's Options™ Bottle?
Tips Menyendawakan Bayi
Lifestyle_Gia_Blue_Elephants_O16A1167
5 Tips Memilih Kantong ASI Terbaik 2019