Ciri-Ciri Posisi Kepala Bayi Sudah Masuk Pinggul Pada Saat Kehamilan

Ketika mendekati hari perkiraan lahir, akan ada tanda-tanda yang harus ibu waspadai. Salah satunya posisi kepala bayi sudah berada di panggul. Kepala bayi akan bergerak terus ke bawah panggul hingga waktu melahirkan. Akhirnya akan terjadi pembukaan dan ibu sudah siap untuk melahirkan. Supaya ibu bisa lebih berhati-hati, anda harus tahu seperti apa cirinya. Apalagi untuk new moms, yang baru pertama kali akan melahirkan. Berikut ini beberapa ciri-ciri posisi kepala bayi sudah masuk pinggul dan siap untuk melahirkan.

 

Kontraksi yang semakin kuat

Ketika kepala bayi sudah berada di bawah, anda akan merasakan kontraksi yang semakin kuat. Kontraksi akan semakin tidak nyaman dan lebih menyakitkan dibandingkan kram menstruasi. Bahkan rasanya berbeda dengan kontraksi palsu. di awal pembukaan, kontraksinya tidak terjadi terus menerus. pada beberapa ibu juga bisa menahannya. Namun menjelang persalinan, kontraksinya akan semakin intens dan kuat.

 

Tekanan Yang kuat di bagian panggul

Anda juga merasakan tekanan yang semakin kuat dibagian panggul. Ini membuat ibu akan merasa nyeri di area panggul dan ingin buang air kecil terus menerus. hal ini juga mempengaruhi cara berjalan ibu. Karena nyeri diantara selangkangan. Ibu akan berjalan dengan kaki sedikit terbuka. Apalagi berat badan bayi cukup besar. membuat tekanan yang kuat di bagian panggul.

 

Mengalami Diare

Pada beberapa ibu mengalami diare, saat bayi sudah berada dibawah panggul. Namun tidak semua ibu mengalami hal ini. Diare disebabkan oleh gerakan semakin kuat dan pengaruh hormon persalinan. Kram perut juga akan semakin terasa. Bila diare, selalu pastikan kecukupan airnya, agar tidak mengalami dehidrasi.

 

Buang Air Kecil Terus Menerus

Karena kepala bayi sudah berada dipanggul, maka akan semakin menekan kandung kemih. Hal ini membuat ibu akan buang air kecil terus menerus, apalagi berat badan bayi bertambah setiap minggunya. Oleh karena itu, tekanan di kandung kemih akan semakin besar. Bahkan beberapa menit sekali ingin merasakan buang air kecil. Ibu pun akan sulit menahan buang air kecil, terlebih saat batuk, terkadang moms akan buang air kecil secara tiba-tiba.

 

Panggul Terasa Sakit

Ibu juga akan merasakan sakit di area panggul. Rasa sakit ini dikarenakan tekanan dari kepala bayi ke bagian ligamen panggul. Apalagi saat bayi sedang bergerak, rasa sakit juga akan semakin terasa. Namun bila rasa sakit ini terjadi terus menerus dan semakin sakit, Ibu bisa berkonsultasi ke dokter kandungan terlebih dahulu.

 

Leher Rahim Mengembang

Ciri-ciri posisi kepala bayi sudah masuk pinggul selanjutnya adalah leher rahim yang semakin mengembang. Ciri-ciri ini tidak bisa dilihat secara kasat mata, karena hanya dapat diperiksa oleh bidan atau dokter yang memeriksanya langsung, dengan memasukan tangannya ke dalam leher rahim. Saat menjelang persalinan leher rahim akan membuka dan menipis di beberapa hari sebelum melahirkan. Jika sudah membuka hingga 10 cm, maka ibu sudah siap untuk mengeluarkan si buah hati.

 

Lendir Yang Semakin Banyak

Posisi bayi yang sudah berada dibawah akan membuat produksi lendir meningkat. Lendir tersebut seperti keputihan. Ibu bisa melihatnya dari bekas di celana dalam atau coba memasukan jari ke vagina. Sebelum bayi turun, lendir ini tertahan di serviks untuk menghentikan bakteri masuk ke rahim. Saat bayi sudah berada di bawah, lendir akan turun dan membantu jalan lahir semakin mudah.

 

Pernapasan Menjadi Lebih Lega

Saat hamil ibu biasanya mengalami masalah pernapasan. Apalagi saat bayi sudah berukuran besar. Hal ini dikarenakan bayi menekan bagian saluran pernapasan Ibu, sehingga napas menjadi agak sesak. Namun saat bayi sudah berada dibawah, pernapasan ibu menjadi lebih lega, karena tekanan di sistem pernapasan yang semakin berkurang.

 

Bloody Show

Bloody show merupakan keluarnya darah bersama lendir dari vagina. Tekanan dari kepala bayi akan membuat lendir menjadi turun. Pada sebagian wanita, lendir tersebut turun bersama dengan darah. Karena ada beberapa pembuluh darah kecil di sekitar leher rahim yang pecah. Bila darah yang keluar sangat banyak, lebih baik segera konsultasi ke dokter, karena bisa menjadi ciri-ciri bahwa Ibu tersebut akan segera melahirkan.

 

Air Ketuban Pecah

Air ketuban biasanya pecah setelah bayi dilahirkan. Namun ada beberapa Ibu yang mengalami pecah ketuban terlebih dahulu. Bila ada rembesan air yang keluar terus menerus, namun bukan kencing, berarti itu adalah air ketuban yang pecah. Jika hal ini terjadi, Ibu harus segera dilarikan ke rumah sakit dan dilakukan penanganan segera mungkin.

 

Merangsang Bayi Untuk Segera Dilahirkan

Ada beberapa ibu yang mengalami bayi susah dilahirkan. Padahal posisi bayi sudah berada dibawah pinggul, namun tidak terjadi pembukaan sama sekali. Jika hal ini terjadi pada anda, bisa mencoba untuk merangsanya. Berikut ini beberapa cara yang bisa anda lakukan.

  • Aktif melakukan berbagai kegiatan fisik. Seperti berenang, berjalan kaki, prenatal yoga dan lainnya
  • Duduk di bola persalinan supaya membantu menekan area pinggul
  • Lakukan posisi style position, atau ibu duduk bersila di lantai, kemudian kedua telapak kaki dieratkan bersama-sama, lalu lakukan gerakan seperti sayap kupu-kupu yang terbang
  • Lakukan gerakan jongkok berdiri terus menerus. yang akan membantu menurunkan kepala bayi semakin ke bawah. Anda bisa meminta bantuan suami atau menggunakan penyangga kursi dan tempat tidur
  • Melakukan hubungan intim dengan suami. Karena sperma bisa membantu kontraksi bayi saat melahirkan
  • Ajak bicara bayi dengan kata-kata positif. Ini akan membantu ikatan batin yang semakin erat

Jangan melakukan cara yang diluar nalar, seperti minum rebusan rumput fatimah. Karena bisa mengganggu keselamatan bayi dan janin. lebih baik untuk melakukan rangsangan secara alami. Ibu juga bisa memijat payudara dengan tangan atau pompa asi. Ini akan membantu meningkatkan kontraksi secara alami. Sehingga terjadi pembukaan pada mulut rahim.

Namun ada beberapa ibu yang tidak mengalami pembukaan sama sekali. Walaupun sudah dilakukan rangsangan. Bila hal ini terjadi pada anda, konsultasikan segera ke dokter kandungan terlebih dahulu. Terutama saat usia kandungan sudah melebihi hari perkiraan lahir. Lakukan pemeriksaan seminggu sekali bila usia kandungan sudah mendekati hari perkiraan lahir, sehingga Ibu tahu kesehatan janin dan kondisi air ketuban di dalamnya. Bila air ketuban habis, bisa membahayakan janin di dalam kandungan dan harus dilakukan kelahiran secara caesar.

Di masa akhir kehamilan memang sangat berat. Karena Ibu harus membawa janin yang semakin besar. Akan banyak keluhan yang akan dialami oleh Ibu, namun jangan menyerah karena sebentar lagi Ibu akan bertemu dengan sang buah hati yang telah lama ditunggu. Selalu pahami kondisi diri dan janin dengan cara melakukan konsultasi secara rutin sehingga Ibu dan bayi dapat melahirkan dengan sehat. Jangan lupa untuk memahami semua ciri-ciri posisi kepala bayi sudah masuk panggul. Sehingga ibu bisa lebih waspada dan hati-hati. Moms bisa bersiap-siap untuk bertemu sang buah hati.

Lifestyle_Options_Bottle_Wide-Neck_O16A8869
Apa itu Dr. Brown's Options™ Bottle?
Tips Menyendawakan Bayi
Lifestyle_Gia_Blue_Elephants_O16A1167
5 Tips Memilih Kantong ASI Terbaik 2019