Cara Mengatasi Perut Kembung Pada Bayi

Perut kembung sering terjadi pada bayi new born. Hal ini dikarenakan sistem pencernaan bayi yang belum bekerja sempurna. perut kembung akan membuat bayi rewel terus menerus. lalu bagaimana cara mengatasinya. Ada banyak hal yang menyebabkan perut bayi kembung. Salah satunya kelebihan laktosa dari foremilk ASI. Foremilk merupakan ASI yang muncul diawal saat menyusui dan rendah lemak. Saat bayi kembung tidak perlu khawatir, berikut ini beberapa cara mengatasi perut kembung pada bayi yang bisa anda lakukan.

 

Pijat perut bayi

Anda bisa memijat perut bayi searah jarum jam saat bayi kembung. Pijat secara perlahan dengan menggunakan minyak telon atau baby oil. Anda juga bisa memijat bayi dengan metode ILU. Metode ini sangat ampuh untuk mengatasi kembung dan susah buang besar pada bayi. Pastikan untuk memijat bayi saat dia rileks dan tenang. Jangan paksa anak, supaya anak tidak trauma untuk dipijat.

 

Lakukan Gerakan Sepeda

Cara yang kedua dengan melakukan gerakan sepeda pada kaki bayi. Posisikan bayi telentang di atas kasur. Angkat kedua kakinya, kemudian ayunkan seperti sedang mengendarai sepeda. Dengan gerakan tersebut membantu gas yang menumpuk di dalam perut keluar. Ajak bayi bermain atau berbicara saat melakukan gerakan ini. sehingga dia merasa lebih senang. Anda juga bisa melakukan afirmasi positif.

 

Sendawakan Bayi

Salah satu penyebab kembung pada bayi adalah udara yang masuk saat menyusui. Supaya bayi tidak kembung, anda harus menyendawakannya setelah menyusui. Sendawa akan membantu udara terdorong keluar. Anda bisa mendekap bayi di pundak anda, kemudian ditepuk bagian punggungnya. Anda juga bisa menduduknya di paha anda. dan tepuk dibagian punggung. Pilih cara yang paling aman dan mudah buat anda.

 

Tengkurapkan Bayi

Anda bisa mengatasi kembung pada bayi dengan cara menengkurapkannya. Posisi ini akan membantu mendorong udara yang berada di dalam perut. Saat menungkurapkan bayi, perhatikan posisinya, karena untuk bayi newborn masih sangat sulit untuk mengangkat kepala. Oleh karena itu anda harus memastikan keamanan dengan sebaik mungkin. selain itu tengkurap juga memberikan banyak manfaat pada bayi. Termasuk mengembangkan kemampuan motoriknya. Namun tidak perlu membaringkannya terlalu lama, cukup sekitar 2-3 menit saja.

 

Menyusui dengan posisi tepat

Posisi menyusui yang tidak tepat bisa membuang udara masuk ke dalam perut. Dan membuat perut kembung. Oleh karena itu ibu harus memperhatikan posisi menyusui. Pastikan bagian kepala lebih tinggi dibandingkan perutnya. Sehingga udara tidak tertelan ke dalam perut. Apalagi ibu menyusui dengan menggunakan botol dot, ini akan membuat udara lebih banyak masuk ke dalam perut.

 

Gunakan Gendongan Bayi

Cobalah untuk menggunakan gendongan bayi untuk meredakan kembung pada bayi. Gendong bayi dengan posisi yang nyaman, sehingga bayi tetap bisa bergerak dengan bebas. Anda bisa mengendong bayi dengan posisi M shape, yang aman untuk bayi newborn hingga toodler. Namun pastikan moms menggunakan gendongan yang nyaman dan aman bagi bayi.

 

Gunakan Dot Bayi Yang Tepat

Buat bayi yang minum susu dengan menggunakan dot, pastikan anda memilih jenis dot yang tepat. Terlebih untuk newborn yang belum bisa mengontrol udara yang masuk ke dalam perut. Gunakan dot bayi yang khusus newborn. Kemudian perhatian waktu si Kecil saat sedang menyusu, Ketika ia menelan terlalu cepat, akan membuat udara lebih banyak masuk ke perut.

 

Mengajak anak bermain

Jika semua cara belum menghilangkan kembung pada bayi, anda bisa mengajaknya bermain. Dengan aktif bermain akan membuat tubuhnya bergerak dan membantu mendorong udara di dalam perut. Namun tetap perlu di perhatikan jenis permainannya, harus disesuaikan dengan usia bayi anda.

 

Penyebab Kembung Pada Bayi

Dengan mengetahui cara mengatasi kembung pada bayi, anda bisa mengobatinya dengan cepat. Tidak perlu diberi obat-obatan. Namun selalu perhatikan kondisi bayi. Jika perut kembung dibarengi dengan bayi muntah muntah, perut tampak tegang, bayi rewel, susah buang air besar dan demam, anda harus segera membawanya ke dokter. karena bisa menjadi tanda penyakit yang berbahaya. Ada beberapa tanda yang harus lihat, untuk tahu apakah bayi mengalami perut kembung atau tidak. Seperti:

  • Bayi lebih sering rewel dan menangis daripada biasanya
  • Sering mengangkat kaki ke bagian dada dan selalu menendangnya
  • Sering bersendawa
  • Sulit untuk tidur
  • Perut yang keras
  • Sering buang gas

Sistem pencernaan bayi tidak seperti orang dewasa. Sehingga belum bisa mengeluarkan gas yang tertampung di dalam perut. Berikut ini beberapa penyebab perut kembung pada bayi yang harus anda waspadai:

  • Makanan

Perut kembung pada bayi bisa disebabkan oleh makanan. Untuk usia 6 bulan ke bawah, bisa disebabkan oleh makanan yang dikonsumsi ibu. Untuk usia 6 bulan ke atas, terjadi karena makanan yang dikonsumsi anak. Ada beberapa makanan yang mengandung gas. Seperti kol, kacang-kacangan dan lainnya.

  • Menelan udara

Menelan udara menjadi penyebab utama perut kembung. Saat menyusui langsung atau melalui dot, ada udara yang tertelan ke mulut bayi. Oleh karena itu anda harus menyendawakannya setelah bayi minum asi. Ini akan membantu mengeluarkan udara yang masuk ke perut bayi.

  • Menangis terus menerus

Saat bayi menangis terus menerus, bisa membuat udara masuk ke perutnya. Oleh karena itu anda harus menenangkan bayi saat dia nangis. Supaya tidak semakin banyak udara yang masuk ke dalam perutnya.

  • Mengalami masalah pencernaan

Perut kembung bisa disebabkan oleh masalah pencernaan ringan/ misalnya konstipasi atau susah buang air besar. Perut kembung juga bisa menjadi tanda bayi mengalami gastrointestinal, walaupun ini sangat jarang terjadi

  • Sistem pencernaan yang belum sempurna

Bayi akan bertumbuh terus menerus. Saat baru lahir semua sistem dalam tubuhnya belum sempurna. termasuk sistem pencernaanya. Sehingga dia akan lebih mudah mengalami kembung. Gerakan usus bayi belum maksimal dan belum bisa mengeluarkan gas sendiri, berbeda dengan orang dewasa yang sistem pencernaannya sudah sempurna.

  • Terdapat virus di saluran pencernaan

Virus yang terdapat di saluran pencernaan bisa menyebabkan perut kembung. Kondisi yang parah dapat disertai dengan muntah dan diare. Jika perut kembung disertai dengan gejala lainnya, sebaiknya anda berhati-hati dan langsung memeriksakan si Kecil ke dokter.

 

Perut kembung pada bayi memang sering terjadi dan menjadi hal yang umum. Sehingga ibu tidak perlu khawatir. Jika bayi rewel terus menerus, padahal sudah tidur dan menyusui atau kegiatan lainnya. mungkin perutnya merasa tidak nyaman karena kembung. Cobalah untuk melakukan pijat dan menggerakan kakinya seperti sedang bersepeda. Ini akan membantu mengeluarkan gas yang tertumpuk pada perut bayi.

Namun bila dibarengi dengan susah buang air besar atau terdapat darah saat buang air besar. lalu dibarengi dengan demam, diare dan tanda lainnya. anda bisa langsung membawanya ke dokter. sehingga bisa ditangani secepat mungkin. Itulah beberapa cara mengatasi kembung pada bayi yang bisa anda lakukan.

Dr. Brown's botol susu wide neck
Apa itu Dr. Brown's Options™ Bottle?
Tips Menyendawakan Bayi
Lifestyle_Gia_Blue_Elephants_O16A1167
5 Tips Memilih Kantong ASI Terbaik 2019