4 Cara Mengeluarkan Dahak pada si Kecil

 

Di tengah kondisi cuaca yang semakin tak menentu, tubuh si Kecil juga menjadi tambah rentan sehingga membuatnya semakin rawan terserang oleh penyakit, terutama pilek dan batuk. Apabila penyakit ini menyerang si Kecil, masalah lain yang akan muncul adalah adanya dahak yang membuat pernapasannya tersumbat, sehingga butuh bantuan orang lain untuk mengeluarkannya. Karena itulah, penting untuk mengetahui cara mengeluarkan dahak pada balita seperti uraian berikut ini.

 

Cara Aman Mengeluarkan Dahak pada Balita

Dahak yang ada pada balita memang harus segera dikeluarkan agar tidak menyumbat jalur pernapasan dan membuat si Kecil menjadi tidak nyaman dalam beraktivitas. Mengeluarkan dahak memang cukup sulit, namun ada berbagai langkah mudah yang bisa dilakukan oleh orang tua untuk mengeluarkannya seperti berikut:

  1. Menepuk Punggung Bayi

Cara yang aman mengeluarkan dahak pada balita bisa dilakukan dengan cara menepuk-nepuk punggung mereka secara pelan. Langkah ini sangat mudah dilakukan, yaitu:

  • Baringkan bayi dalam posisi tengkurap
  • Tepuk punggung kiri dan kanan dengan pelan
  • Lalu, letakkan bayi dalam posisi miring ke kiri atau kanan
  • Tepuk dada samping bayi secara lembut
  1. Membuat Tubuh Bayi Menjadi Hangat

Dahak yang mulai mengental di saluran pernapasan dapat menjadi penyebab mengapa bayi sering rewel dan gelisah serta membuatnya tidak nafsu makan. Untungnya, hawa panas yang dihasilkan oleh tubuh bayi dapat membantu proses mengencerkan dahak dan juga mengeluarkannya.

Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk membuat tubuh bayi menjadi lebih hangat, contohnya yaitu dengan memakaikannya baju hangat atau mengolesi perutnya dengan minyak khusus. Selain itu, ruangan yang hangat dan bersih dari debu juga dapat membantu mencegah proses penumpukan dahak.

  1. Memakai Daun Sirih yang Hangat

Menggunakan daun sirih yang sebelumnya telah dipanaskan juga dapat menjadi salah satu cara untuk mengeluarkan dahak pada balita. Daun sirih yang masih dalam kondisi hangat dapat ditempelkan ke punggung dan dada si Kecil selama beberapa saat. Hal tersebut dipercaya ampuh untuk membantu dahak menjadi encer sehingga dahak tersebut pun dapat keluar melalui kotoran.

  1. Menggunakan Uap Air Panas

Cara mengeluarkan dahak pada balita yang terakhir adalah dengan menggunakan uap air panas. Langkah ini mirip dengan terapi uap, yaitu dengan cara menyediakan baskom yang telah diisi air hangat dan diletakkan di dekat balita sehingga dia mampu menghirup uap yang dihasilkan oleh air hangat di dalam baskom tersebut.

Hal ini ampuh untuk membuka saluran hidung yang tersumbat sekaligus melegakan pernapasannya. Dengan saluran pernapasan yang lebih lega dan dahak yang telah encer, maka dahak yang ada dalam tubuh balita pun menjadi lebih mudah untuk dikeluarkan.

 

Penyebab Terdapat Dahak pada Balita

Meskipun dahak pada balita adalah kejadian yang umum dan sering dijumpai, namun penting untuk mengetahui penyebab mengapa hal tersebut dapat terjadi. Dahak pada balita bisa disebabkan oleh beberapa hal, misalnya:

  1. Si Kecil Menghirup Sesuatu

Apabila balita menghirup sesuatu seperti bahan kimia, udara kotor, asap rokok, ataupun iritan lainnya, maka hal tersebut dapat menyebabkan batuk berdahak pada si Kecil sehingga saluran pernapasannya akan terganggu dan mengakibatkan timbulnya dahak yang berlebih.

  1. Asma

Penyakit ini memang sangat jarang terjadi pada bayi yang berusia di bawah 2 tahun. Namun, hal ini dapat terjadi apabila salah satu keluarga sang balita memiliki riwayat asma. Saat si Kecil terjangkit oleh asma, maka penyempitan saluran pernapasan dapat menyebabkan berbagai hal salah satunya yaitu pilek dan batuk berdahak.

  1. Virus Flu

Dahak pada bayi paling sering disebabkan oleh adanya infeksi virus atau bakteri virus atau bakteri yang dapat menyebabkan flu atau pilek. Saat terserang oleh virus ini, bayi akan menunjukkan berbagai gejala yang membuatnya tampak berbeda daripada saat dia masih dalam kondisi sehat.

 

Gejala Batuk dan Pilek pada Balita yang Menyebabkan Dahak

Selain cara untuk mengeluarkan dahak, penting pula untuk mengetahui gejala batuk dan pilek pada balita yang menyebabkan munculnya dahak. Pada umumnya, batuk dan pilek pada bayi dapat ditandai oleh beberapa gejala berikut:

  • Demam

Pilek dan batuk yang diderita oleh bayi seringkali ditunjukkan oleh suhu tubuh yang meninggi dan wajah yang memerah sampai menyebabkan demam ringan.

  • Nafsu Makan Menurun

Saat terserang batuk dan pilek, nafsu makan balita pun cenderung menurun dan tubuhnya menjadi semakin lemas. Tidak hanya itu, karena tidak mendapat energi dari makanan, mereka pun juga akan menjadi letih dan enggan melakukan aktivitas apapun.

  • Hidung yang Tersumbat

Bayi biasanya menjadi lebih kesusahan saat menyusu karena hidungnya yang tersumbat. Hal tersebut terjadi karena pada saat pilek, hidung si Kecil pun menjadi berair sehingga menyumbat pernapasannya dan membuatnya sulit untuk membuka mulutnya.

 

Alat yang Membantu Dahak pada Balita Keluar Dengan Mudah

  1. Alat Pelembap Ruangan

Sesuai dengan namanya, alat yang satu ini dapat membantu untuk mempertahankan tingkat kelembapan udara yang ada di dalam suatu ruangan. Karena fungsinya tersebut, alat ini juga berguna untuk membantu melegakan saluran pernapasan bayi sehingga mempermudah proses mengeluarkan dahak yang menyumbat di hidung.

  1. Minyak Esensial

Alat yang dapat membantu dahak keluar dengan mudah lainnya yaitu minyak esensial. Minyak ini dapat digunakan untuk membuat lendir menjadi encer dan juga membuat pernapasan menjadi lebih mudah. Meskipun begitu, mengaplikasikan minyak ini harus dilakukan dengan hati-hati agar balita tidak mencernanya.

  1. Penyedot Khusus

Alat yang satu ini dapat didapatkan dengan mudah di apotek dengan berbagai ukuran dan fitur. Cara memakainya pun cukup mudah, hanya perlu menempatkan alat ini pada rongga mulut bayi, lalu apabila dahaknya kental, maka teteskan 2 atau 3 larutan air garam ke dalam hidung bayi.

Setelah itu, masukkan ujung alat penyedot ini ke dalam hidung bayi secara perlahan sehingga balon yang ada di alat ini pun mampu menyedot dahak dengan cepat.

 

Waktu yang Tepat untuk Menemui Dokter

Apabila semua cara yang disebutkan di atas sudah dilakukan namun masih belum membuahkan hasil yang baik, maka akan lebih baik apabila orang tua segera melakukan konsultasi dengan dokter. Anak harus diperiksa secara saksama untuk mengetahui penyebab mengapa dahak bisa menumpuk sehingga pengobatan yang sesuai pun dapat dilakukan.

Dahak dapat menjadi salah satu pertanda akan adanya penyakit tertentu yang menyerang bayi, sehingga pertolongan medis pun sangat dibutuhkan untuk mendeteksi gangguan kesehatan yang tengah diderita si Kecil.

 

Nah, itulah beberapa cara dan informasi singkat mengenai dahak yang ada pada balita. Untuk mengaplikasikan cara-cara di atas, tentu dibutuhkan kehati-hatian yang penuh dari orang tua agar tidak mencelakakan si Kecil. Dengan penjelasan di atas, semoga para bayi dapat segera sembuh dari dahak yang mengganggunya.

Lifestyle_Options_Bottle_Wide-Neck_O16A8869
Apa itu Dr. Brown's Options™ Bottle?
Tips Menyendawakan Bayi
Lifestyle_Gia_Blue_Elephants_O16A1167
5 Tips Memilih Kantong ASI Terbaik 2019